Categories
Reptil

Gak Ribet! Cara Merawat Kura-Kura AST Cuma Seperti Ini

Tahukah kamu? Cara merawat kura-kura AST ternyata sangat mudah, lho. Alih-alih memikirkan perawatan yang kompleks, mementingkan keamanan pemeliharanya justru lebih dipentingkan.

Iya, kura-kura AST merupakan spesies kura-kura galak. Mereka tangguh, tidak manja, dan relatif mudah beradaptasi.

Kura-kura AST juga merupakan spesies kura-kura air tawar terbesar di Amerika Utara dan salah satu kura-kura terbesar di dunia. Mereka memiliki cangkang yang berduri, rahang yang kuat, dan ekor yang bersisik. Mereka juga memiliki lidah yang menyerupai cacing yang digunakan untuk memancing mangsa.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips tentang cara merawat kura-kura AST dengan baik. Kami harap artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin memelihara kura-kura AST atau sekadar ingin tahu lebih banyak tentang mereka.

Mengenal Sedikit Tentang Kura-kura AST

Sebelum memelihara kura-kura AST, kamu perlu mengetahui beberapa hal penting tentang mereka. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang kura-kura AST:

  • Kura-kura AST adalah kura-kura air tawar yang hidup di sungai, danau, rawa, dan saluran air di Amerika Serikat bagian tenggara. Mereka juga ditemukan di Afrika Selatan sebagai spesies invasif.
  • Kura-kura AST dapat tumbuh hingga 80-100 cm dan beratnya mencapai 70-90 kg. Mereka adalah kura-kura yang sangat kuat dan dapat hidup hingga 45 tahun di alam liar, atau bahkan lebih lama di penangkaran.
  • Kura-kura AST adalah karnivora yang memakan ikan, udang, kepiting, siput, katak, ular, burung, dan mamalia kecil. Mereka juga dapat memakan tumbuhan air, buah, dan sayuran sebagai suplemen.
  • Kura-kura AST adalah hewan nokturnal yang lebih aktif di malam hari. Mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dasar air, dan hanya muncul ke permukaan untuk bernapas. Mereka juga dapat menahan napas hingga 50 menit.
  • Kura-kura AST adalah hewan soliter yang tidak suka bersosialisasi dengan kura-kura lain. Mereka juga sangat agresif dan dapat menggigit dengan keras jika merasa terancam. Mereka dapat menyebabkan luka serius atau bahkan amputasi pada manusia.

Cara Merawat Kura-Kura AST

Jika kamu ingin memelihara kura-kura AST, kamu harus siap menghadapi tantangan dan tanggung jawab yang besar. Kura-kura AST bukanlah hewan peliharaan yang mudah atau murah. Mereka membutuhkan ruang, peralatan, pakan, dan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat merawat kura-kura AST:

#1. Aquarium/Kolam

Kura-kura AST adalah kura-kura air tawar yang membutuhkan tempat tinggal yang luas dan dalam. Kamu tidak dapat memelihara kura-kura AST di dalam aquarium kecil atau bak mandi. Kamu harus menyediakan aquarium atau kolam yang dapat menampung setidaknya 1000 liter air untuk satu kura-kura AST dewasa. Jika kamu memiliki lebih dari satu kura-kura AST, kamu harus menambahkan 500 liter air untuk setiap kura-kura tambahan.

1.1 Pemilihan Tempat Tinggal

Aquarium atau kolam yang kamu gunakan untuk kura-kura AST harus terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama, seperti kaca, plastik, atau fiberglass. Kamu harus memastikan bahwa aquarium atau kolam tidak bocor, retak, atau rusak. Kamu juga harus memastikan bahwa aquarium atau kolam memiliki penutup yang rapat dan aman, karena kura-kura AST dapat melompat atau merangkak keluar dari tempat tinggal mereka.

Aquarium atau kolam yang kamu gunakan untuk kura-kura AST harus memiliki dua area, yaitu area air dan area darat. Area air adalah tempat kura-kura AST berenang, berburu, dan beristirahat. Area darat adalah tempat kura-kura AST berjemur, bertelur, dan bersembunyi. Kamu harus menyediakan area air yang luas dan dalam, dan area darat yang kering dan nyaman.

1.2 Kedalaman Air

Kedalaman air di aquarium atau kolam harus setidaknya 60 cm untuk kura-kura AST dewasa. Kura-kura AST suka berada di dasar air, jadi kamu harus menyediakan kedalaman air yang cukup untuk mereka. Kamu juga harus menyediakan beberapa tempat berlindung di dasar air, seperti batu, kayu, tanaman, atau gua buatan. Tempat berlindung ini akan membuat kura-kura AST merasa aman dan nyaman.

1.3 Sistem Filtrasi

Kura-kura AST adalah hewan yang kotor dan dapat mengotori air dengan cepat. Mereka membuang kotoran, sisa makanan, dan kulit mati di dalam air. Jika air tidak dibersihkan secara teratur, air akan menjadi keruh, bau, dan berbahaya bagi kesehatan kura-kura AST. Kamu harus menyediakan sistem filtrasi yang kuat dan efisien untuk menjaga kualitas air di aquarium atau kolam.

Sistem filtrasi yang kamu gunakan untuk kura-kura AST harus dapat menyaring partikel padat, zat kimia, dan bakteri dari air. Kamu harus menggunakan filter biologis, kimia, dan mekanis yang sesuai dengan ukuran dan kapasitas aquarium atau kolam. Kamu juga harus membersihkan dan mengganti media filter secara teratur, sesuai dengan petunjuk produsen.

Selain sistem filtrasi, kamu juga harus melakukan pergantian air secara teratur untuk menjaga kualitas air di aquarium atau kolam.  Kamu harus mengganti sekitar 25-50% air setiap minggu, atau lebih sering jika air terlihat kotor. Kamu harus menggunakan air bersih dan bebas klorin untuk mengganti air. Kamu juga harus menyesuaikan suhu, pH, dan kekerasan air dengan kondisi ideal untuk kura-kura AST.

#2. Pakan

Kura-kura AST adalah karnivora yang membutuhkan pakan yang kaya protein dan lemak. Mereka juga membutuhkan sedikit kalsium dan vitamin untuk menjaga kesehatan cangkang dan tulang mereka. Kamu harus memberikan pakan yang sesuai dengan ukuran, usia, dan aktivitas kura-kura AST.

2.1 Seberapa Banyak & Seberapa Sering

Jumlah dan frekuensi pemberian pakan untuk kura-kura AST tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran, usia, suhu, dan musim. Secara umum, kamu dapat mengikuti aturan berikut:

  • Untuk kura-kura AST bayi dan remaja (panjang cangkang kurang dari 20 cm), kamu harus memberikan pakan sebanyak 2-5% dari berat badan mereka setiap hari.
  • Untuk kura-kura AST dewasa (panjang cangkang lebih dari 20 cm), kamu harus memberikan pakan sebanyak 1-2% dari berat badan mereka setiap 2-3 hari.
  • Untuk kura-kura AST yang sedang bertelur, kamu harus memberikan pakan sebanyak 3-4% dari berat badan mereka setiap hari.
  • Untuk kura-kura AST yang sedang berhibernasi, kamu tidak perlu memberikan pakan sama sekali.  Kura-kura AST akan berhenti makan dan bergerak saat suhu air turun di bawah 10°C.  Mereka akan memasuki kondisi dormansi yang disebut brumasi.  Brumasi adalah proses alami yang membantu kura-kura AST bertahan hidup di musim dingin.

2.2 Variasi Makanan

Kura-kura AST adalah hewan yang rakus dan tidak pemilih. Mereka akan memakan apa saja yang kamu berikan, asalkan berbau dan bergerak.  Namun, kamu tidak boleh memberikan pakan yang sama setiap hari. Kamu harus memberikan variasi makanan yang seimbang dan bergizi untuk kura-kura AST.

Beberapa contoh makanan yang baik untuk kura-kura AST adalah:

  • Ikan segar atau beku, seperti ikan mas, ikan lele, ikan gurami, ikan sarden, atau ikan tuna.  Kamu harus memilih ikan yang rendah merkuri dan tulang lunak.  Kamu juga harus memotong ikan menjadi potongan kecil yang sesuai dengan ukuran mulut kura-kura AST.
  • Udang, kepiting, atau kerang segar atau beku.  Kamu harus membersihkan dan mencabut kulit dan cangkang dari udang, kepiting, atau kerang sebelum memberikannya kepada kura-kura AST.
  • Siput, katak, ular, tikus, atau ayam segar atau beku.  Kamu harus memilih hewan yang sehat dan bebas penyakit.  Kamu juga harus memotong hewan menjadi potongan kecil yang sesuai dengan ukuran mulut kura-kura AST.
  • Tumbuhan air, buah, atau sayuran segar.  Kamu harus memilih tumbuhan yang tidak beracun dan bersih.  Kamu juga harus memotong tumbuhan menjadi potongan kecil yang mudah dimakan oleh kura-kura AST.  Beberapa contoh tumbuhan yang baik untuk kura-kura AST adalah daun selada, kangkung, bayam, wortel, apel, atau pisang.

Kamu harus menghindari memberikan makanan yang buruk atau berbahaya untuk kura-kura AST, seperti:

  • Makanan olahan, seperti sosis, nugget, roti, atau keju.  Makanan olahan mengandung bahan pengawet, garam, gula, atau lemak yang dapat merusak kesehatan kura-kura AST.
  • Makanan berlemak, seperti daging sapi, babi, atau kambing.  Makanan berlemak dapat menyebabkan obesitas, penyakit hati, atau penyumbatan pembuluh darah pada kura-kura AST.
  • Makanan berkarbohidrat, seperti kentang, nasi, atau pasta.  Makanan berkarbohidrat dapat menyebabkan diabetes, kembung, atau diare pada kura-kura AST.
  • Makanan berprotein tinggi, seperti telur, susu, atau kefir.  Makanan berprotein tinggi dapat menyebabkan gangguan ginjal, batu kalsium, atau infeksi saluran kemih pada kura-kura AST.
  • Makanan beroksidasi, seperti ikan kaleng, udang kering, atau daging asap.  Makanan beroksidasi mengandung radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dan DNA kura-kura AST.

#3. Kebersihan

Kura-kura AST adalah hewan yang rentan terhadap penyakit dan infeksi. Mereka dapat terkena jamur, bakteri, virus, parasit, atau cedera yang dapat mengancam nyawa mereka.  Kamu harus menjaga kebersihan kura-kura AST dan tempat tinggal mereka untuk mencegah masalah kesehatan yang serius. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk menjaga kebersihan kura-kura AST:

3.1 Kebersihan Air

Kamu harus memastikan bahwa air di aquarium atau kolam selalu bersih dan jernih. Kamu harus menggunakan sistem filtrasi yang kuat dan efisien untuk menyaring kotoran, sisa makanan, dan zat kimia dari air.  Kamu juga harus melakukan pergantian air secara teratur untuk menghilangkan nitrat, amonia, dan fosfat dari air.

Kamu harus mengukur dan menyesuaikan parameter air dengan kondisi ideal untuk kura-kura AST.  Parameter air yang penting adalah suhu, pH, dan kekerasan.  Kamu dapat menggunakan termometer, pH meter, dan tes kit untuk mengukur parameter air.  Kamu dapat menggunakan pemanas, pendingin, penyangga, atau garam untuk menyesuaikan parameter air.

Berikut adalah nilai ideal untuk parameter air bagi kura-kura AST:

  • Suhu: 22-28°C
  • pH: 6,5-7,5
  • Kekerasan: 5-15 dGH

Kamu harus menghindari perubahan parameter air yang tiba-tiba atau ekstrem, karena dapat menyebabkan stres atau syok pada kura-kura AST.  Kamu harus mengubah parameter air secara bertahap dan terkontrol.

3.2 Kebersihan Tubuh

Kamu harus memeriksa kondisi tubuh kura-kura AST secara teratur untuk mendeteksi adanya luka, infeksi, atau penyakit.  Kamu harus memeriksa mata, hidung, mulut, leher, kaki, ekor, dan cangkang kura-kura AST.  Kamu harus mencari tanda-tanda yang tidak normal, seperti:

  • Mata yang bengkak, berair, atau tertutup lendir.  Ini dapat menunjukkan adanya infeksi mata, konjungtivitis, atau penyakit pernapasan.
  • Hidung yang berlendir, berdarah, atau bernapas dengan suara.  Ini dapat menunjukkan adanya pilek, pneumonia, atau penyakit pernapasan lainnya.
  • Mulut yang berbusa, berbau, atau berdarah.  Ini dapat menunjukkan adanya stomatitis, abses, atau penyakit mulut lainnya.
  • Leher yang membengkak, merah, atau bernanah.  Ini dapat menunjukkan adanya infeksi kulit, luka, atau tumor.
  • Kaki yang bengkak, lecet, atau berdarah.  Ini dapat menunjukkan adanya infeksi kaki, luka, atau cedera.
  • Ekor yang patah, terpotong, atau berdarah.  Ini dapat menunjukkan adanya infeksi ekor, luka, atau cedera.
  • Cangkang yang retak, berlubang, atau berjamur.  Ini dapat menunjukkan adanya infeksi cangkang, luka, atau penyakit cangkang lainnya.

Jika kamu menemukan tanda-tanda yang tidak normal pada tubuh kura-kura AST, kamu harus segera menghubungi dokter hewan yang berpengalaman dengan kura-kura.  Kamu harus memberikan perawatan yang sesuai dengan petunjuk dokter hewan.  Kamu juga harus menjaga kebersihan tubuh kura-kura AST dengan cara:

  • Membersihkan tubuh kura-kura AST dengan air bersih dan sikat lembut setiap minggu.  Kamu harus membersihkan mata, hidung, mulut, leher, kaki, ekor, dan cangkang kura-kura AST dengan hati-hati.  Kamu harus menghindari menyikat terlalu keras atau menyentuh luka atau infeksi.
  • Mengeringkan tubuh kura-kura AST dengan handuk bersih setelah membersihkannya.  Kamu harus mengeringkan tubuh kura-kura AST dengan lembut dan menyeluruh.  Kamu harus menghindari menggosok atau menekan tubuh kura-kura AST.
  • Mengoleskan obat atau salep yang diresepkan oleh dokter hewan pada luka atau infeksi.  Kamu harus mengoleskan obat atau salep sesuai dengan dosis dan frekuensi yang ditentukan oleh dokter hewan.  Kamu harus menghindari menyentuh atau menjilat obat atau salep.

#4. Berjemur

Kura-kura AST adalah hewan poikiloterm, yang artinya suhu tubuh mereka bergantung pada suhu lingkungan.  Mereka membutuhkan sinar matahari atau sumber panas buatan untuk menjaga suhu tubuh dan metabolisme mereka.  Sinar matahari atau sumber panas buatan juga membantu kura-kura AST memproduksi vitamin D, yang penting untuk kesehatan cangkang dan tulang mereka.

Kamu harus menyediakan area darat yang kering dan nyaman untuk kura-kura AST berjemur.  Area darat harus memiliki substrat yang bersih, seperti pasir, kerikil, atau tanah.  Area darat juga harus memiliki tempat berlindung, seperti batu, kayu, atau rumah buatan.  Tempat berlindung ini akan memberikan perlindungan dan privasi bagi kura-kura AST.

Kamu harus menyediakan sumber panas buatan untuk kura-kura AST berjemur, jika sinar matahari tidak cukup atau tidak tersedia.  Sumber panas buatan yang kamu gunakan untuk kura-kura AST harus aman dan efektif, seperti lampu UVB, lampu inframerah, atau pemanas air.  Kamu harus memilih sumber panas buatan yang sesuai dengan ukuran dan kapasitas aquarium atau kolam.

Kamu harus mengatur suhu dan durasi berjemur untuk kura-kura AST.  Suhu berjemur yang ideal untuk kura-kura AST adalah 28-32°C.  Durasi berjemur yang ideal untuk kura-kura AST adalah 2-4 jam per hari.  Kamu harus menghindari suhu berjemur yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena dapat menyebabkan dehidrasi, luka bakar, atau hipotermia pada kura-kura AST.  Kamu juga harus menghindari durasi berjemur yang terlalu lama atau terlalu pendek, karena dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan vitamin D pada kura-kura AST.

#5. Kura-Kura AST Sakit

Meskipun kamu sudah merawat kura-kura AST dengan baik, ada kemungkinan kura-kura AST kamu sakit atau terluka.  Kura-kura AST adalah hewan yang tangguh dan tidak mudah menunjukkan gejala sakit atau nyeri.  Mereka cenderung menyembunyikan kondisi mereka sampai penyakit atau cedera menjadi parah.  Oleh karena itu, kamu harus waspada dan peka terhadap perubahan perilaku atau penampilan kura-kura AST kamu.

Beberapa tanda umum yang menunjukkan bahwa kura-kura AST kamu sakit atau terluka adalah:

  • Nafsu makan berkurang atau hilang.  Kura-kura AST yang sehat akan makan dengan lahap dan teratur.  Jika kura-kura AST kamu menolak makan atau makan lebih sedikit dari biasanya, ini dapat menunjukkan adanya masalah pencernaan, infeksi, atau stres.
  • Aktivitas berkurang atau hilang.  Kura-kura AST yang sehat akan bergerak dengan lincah dan enerjik.  Jika kura-kura AST kamu lesu, lemah, atau tidak bergerak sama sekali, ini dapat menunjukkan adanya masalah pernapasan, sirkulasi, atau syaraf.
  • Perilaku abnormal atau agresif.  Kura-kura AST yang sehat akan bersikap tenang dan soliter.  Jika kura-kura AST kamu gelisah, gelagapan, atau menyerang, ini dapat menunjukkan adanya rasa sakit, ketakutan, atau frustrasi.
  • Penampilan berubah atau memburuk.  Kura-kura AST yang sehat akan memiliki mata, hidung, mulut, leher, kaki, ekor, dan cangkang yang bersih dan sehat.  Jika kura-kura AST kamu memiliki luka, infeksi, atau penyakit pada tubuhnya, ini dapat menunjukkan adanya cedera, bakteri, virus, jamur, atau parasit.

Jika kamu melihat tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kura-kura AST kamu sakit atau terluka, kamu harus segera mengambil tindakan yang tepat.  Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membantu kura-kura AST kamu:

  • Mengisolasi kura-kura AST kamu dari kura-kura lain.  Kamu harus memindahkan kura-kura AST kamu ke aquarium atau kolam yang terpisah dari kura-kura lain.  Ini akan mencegah penularan penyakit atau cedera kepada kura-kura lain.  Ini juga akan memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi kura-kura AST kamu.
  • Menghubungi dokter hewan yang berpengalaman dengan kura-kura.  Kamu harus segera menghubungi dokter hewan yang berpengalaman dengan kura-kura dan memberitahu kondisi kura-kura AST kamu.  Kamu harus mengikuti saran dan petunjuk dokter hewan dengan cermat.  Kamu harus membawa kura-kura AST kamu ke klinik hewan jika diperlukan.
  • Memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kura-kura AST kamu.  Kamu harus memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kura-kura AST kamu, seperti memberikan obat, salep, atau antibiotik yang diresepkan oleh dokter hewan.  Kamu juga harus menjaga kebersihan, suhu, dan kelembaban tempat tinggal kura-kura AST kamu.  Kamu juga harus memberikan pakan yang mudah dicerna dan bergizi bagi kura-kura AST kamu.

#6. Keselamatan Pemelihara

Kura-kura AST adalah hewan yang indah dan menarik, tetapi juga berbahaya dan menantang. Mereka dapat menyakiti diri mereka sendiri, kura-kura lain, atau manusia yang merawat mereka. Kamu harus berhati-hati dan bertanggung jawab saat merawat kura-kura AST. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk menjaga keselamatan kamu dan kura-kura AST kamu:

6.1 Cara Memegang

Kura-kura AST adalah hewan yang sangat kuat dan dapat menggigit dengan keras. Mereka dapat menyebabkan luka serius atau bahkan amputasi pada jari, tangan, atau lengan manusia.  Kamu harus menghindari memegang kura-kura AST kecuali jika benar-benar perlu. Jika kamu harus memegang kura-kura AST, kamu harus mengikuti cara berikut:

  • Memakai sarung tangan tebal dan kacamata pelindung.  Sarung tangan dan kacamata akan melindungi kulit dan mata kamu dari gigitan atau cipratan kura-kura AST.
  • Memegang kura-kura AST dari belakang cangkangnya.  Kamu harus memegang kura-kura AST dari belakang cangkangnya dengan kedua tangan.  Kamu harus memastikan bahwa jari, tangan, atau lengan kamu tidak berada di depan mulut kura-kura AST.
  • Mengangkat kura-kura AST dengan hati-hati dan mantap.  Kamu harus mengangkat kura-kura AST dengan hati-hati dan mantap, tanpa menggoyang-goyangkan atau membalik-balikkan mereka.  Kamu harus memastikan bahwa kura-kura AST tidak jatuh atau terlepas dari pegangan kamu.
  • Menempatkan kura-kura AST di tempat yang aman dan nyaman.  Kamu harus menempatkan kura-kura AST di tempat yang aman dan nyaman, seperti aquarium, kolam, atau wadah yang bersih dan kering.  Kamu harus menghindari menempatkan kura-kura AST di tempat yang panas, dingin, atau berbahaya, seperti oven, freezer, atau jalan raya.

6.2 Resiko Penyakit

Kura-kura AST adalah hewan yang dapat membawa berbagai penyakit yang dapat menular kepada manusia. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan oleh kura-kura AST adalah:

  • Salmonelosis.  Salmonelosis adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan diare, muntah, demam, atau kematian pada manusia.  Bakteri salmonella dapat ditemukan di mulut, usus, atau kotoran kura-kura AST.  Kamu dapat tertular salmonelosis jika kamu menyentuh atau mencium kura-kura AST, atau jika kamu menyentuh atau memakan sesuatu yang terkontaminasi oleh kura-kura AST.
  • Leptospirosis.  Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan demam, sakit kepala, kuning, atau gagal ginjal pada manusia.  Bakteri leptospira dapat ditemukan di air, tanah, atau tumbuhan yang terkontaminasi oleh kencing kura-kura AST.  Kamu dapat tertular leptospirosis jika kamu terkena air, tanah, atau tumbuhan yang terkontaminasi oleh kura-kura AST, atau jika kamu tergigit oleh kura-kura AST.
  • Herpesvirus.  Herpesvirus adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan luka, bisul, atau kanker pada manusia.  Virus herpes dapat ditemukan di mulut, mata, atau kulit kura-kura AST.  Kamu dapat tertular herpesvirus jika kamu menyentuh atau mencium kura-kura AST, atau jika kamu terkena air liur, air mata, atau darah kura-kura AST.

Untuk mencegah penularan penyakit dari kura-kura AST, kamu harus mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap kali kamu menyentuh kura-kura AST atau sesuatu yang terkontaminasi oleh kura-kura AST.  Kamu harus mencuci tangan dengan baik dan menyeluruh, termasuk di antara jari, di bawah kuku, dan di pergelangan tangan.
  • Menggunakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung saat merawat kura-kura AST yang sakit atau terluka.  Kamu harus menggunakan alat pelindung diri yang bersih dan steril, dan membuangnya dengan benar setelah digunakan.
  • Menjauhkan kura-kura AST dari anak-anak, orang tua, atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.  Kamu harus menjauhkan kura-kura AST dari orang-orang yang lebih rentan terhadap penyakit, karena mereka dapat mengalami gejala yang lebih parah atau fatal jika tertular.
  • Menghubungi dokter jika kamu mengalami gejala penyakit yang mungkin ditularkan oleh kura-kura AST.  Kamu harus segera menghubungi dokter jika kamu mengalami gejala seperti diare, muntah, demam, sakit kepala, kuning, atau luka.  Kamu harus memberitahu dokter bahwa kamu memiliki kontak dengan kura-kura AST, dan mengikuti pengobatan yang diresepkan oleh dokter.

Akhir Kata

Demikianlah beberapa tips tentang cara merawat kura-kura AST dengan baik. Kami harap artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin memelihara kura-kura AST atau sekadar ingin tahu lebih banyak tentang mereka. Kura-kura AST adalah hewan yang luar biasa, tetapi juga membutuhkan perhatian dan tanggung jawab yang besar. Jika kamu merawat kura-kura AST dengan baik, kamu akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan berharga bersama mereka.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Categories
Reptil

Lengkap! Seperti Inilah Cara Merawat Kura-Kura CST

Halo penggemar hewan eksotis! Sudah tahukah kamu bagaimana cara merawat kura-kura CST dengan benar? Atau jangan-jangan, selama ini masih asal-asalan dalam merawatnya? Yuk, kita pelajari lagi.

Kura-kura CST atau Common Snapping Turtle (Chelydra serpentina) adalah salah satu jenis kura-kura air tawar yang berasal dari Amerika Utara.

Ciri khasnya berupa perawakan yang seperti hewan purba, tempurung yang besar dan keras, serta rahang yang kuat dan tajam. Ukuran dewasa berkisar di angka 15 kg untuk beratnya dan 50 cm untuk panjangnya.

Spesies kura-kura satu ini termasuk hewan yang agresif dan tidak mudah jinak, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya.

Cara Merawat Kura-Kura CST

Jika kamu ingin atau sedang memelihara kura-kura CST, maka ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Ini pembahasannya!

#1. Aquarium atau Kolam

Cara Merawat Kura-Kura CST Dimulai dari Menyediakan Tempat Tinggalnya.
kylefromohio.blogspot.com

Kura-kura CST membutuhkan wadah yang cukup luas sebagai tempat tinggalnya. Bisa berupa kolam, aquarium, atau sekadar kolam fiber. Kura-kura CST kecil masih bisa dipelihara di dalam box container plastik.

Sebagai gambaran, kamu bisa menggunakan aquarium atau kolam yang berukuran minimal 150 x 100 x 50 cm untuk satu ekor kura-kura CST dewasa. Sedangkan untuk ukuran kecil, 60 x 30 x 30 cm kami rasa sudah cukup.

Pastikan air di dalamnya bersih dan memiliki suhu antara 22-28°C. Kamu juga dapat menambahkan filter, pompa, dan pemanas air untuk menjaga kualitas air.

Selain itu, akan lebih baik jika kamu melengkapinya dengan tempat kering atau daratan untuk kura-kura CST berjemur dan beristirahat.

Meskipun banyak penghobi yang meninggalkan hal ini, namun pada faktanya kami sering mendapati kura-kura CST rawatan kami sering menaiki kayu yang tersedia di aquarium sebagai dekorasi.

Kamu bisa menggunakan basking plastik, batu, kayu, atau area tanah yang diletakkan di salah satu sudut aquarium atau kolam.

Pastikan area kering tersebut mudah dijangkau oleh kura-kura CST dan memiliki suhu antara 28-32°C. Semakin optimal lagi jika kamu menambahkan lampu UVB untuk membantu sintesis vitamin D3 pada kura-kura CST.

#2. Pakan

petfinder.com

Kura-kura CST adalah predator omnivora yang mendekati karnivora. Maksudnya, di alam liar mereka adalah hewan pemakan segala, namun daging-dagingan hasil buruannya lebih mereka sukai.

Kamu bisa memberikan pakan berupa ikan, udang, cacing, maggot, jangkrik, kodok, tikus, kepala ayam, daging sapi giling, dan pelet khusus kura-kura. Berikan pakan tersebut secara bervariasi dan seimbang, sesuai dengan kebutuhan nutrisi kura-kura CST.

Sesuaikan pemberian pakan dengan kebutuhannya. Patokan awal, kamu bisa berikan pakan seukuran kepalanya, atau menghitung 2-3% dari berat badannya. Jika kurang, kamu bisa menambahkannya. Jika terlalu banyak, kurangi di pemberian berikutnya.

Kura-kura CST memiliki metabolisme yang relatif lambat. Kamu bisa memberi makan kura-kura CST kecil sehari satu sampai dua kali. Semakin besar ukurannya, interval pemberian pakan bisa semakin dikurangi.

Berikan pakan di dalam air, agar kura-kura CST dapat menelan dengan mudah. Jangan memberikan pakan berlebihan, karena dapat menyebabkan kura-kura CST kegemukan atau sakit.

#3. Menjaga Kebersihan Air

Bicara Cara Merawat Kura-Kura CST, Tidak Luput dari Merawat Kualitas Air.
researchgate.net

Merawat hewan air berarti merawat kebersihan dan parameter air. Air yang kotor dapat menyebabkan kura-kura CST terkena penyakit kulit, mata, atau pernapasan. Oleh karena itu, kamu harus rutin mengganti air di dalam aquarium atau kolam.

Jika kamu menggunakan sistem filtrasi, maka kamu bisa mengganti air setiap minggu, atau lebih cepat jika terlalu kotor. Sedangkan jika tanpa sistem filtrasi, penggantian air harus dilakukan satu sampai dua hari sekali.

Gunakan air yang bersih dan tidak mengandung klorin atau zat kimia lainnya.

#4. Menjaga Kebersihan Kura-Kura CST

kimberlymoynahan.com

Selain air, tubuh kura-kura CST juga perlu dibersihkan secara berkala, terutama bagian tempurung, kulit, dan kaki.

Untuk membersihkannya, kamu dapat menggunakan sikat gigi yang lembut kura-kura CST kecil, atau sikat pakaian untuk kura-kura CST dewasa. Pastikan tidak menggosoknya terlalu keras, karena dapat melukai kura-kura CST.

Hindari menggunakan sabun mandi, pasta gigi, deterjen, atau zat kimia lain yang bukan peruntukannya, karena dapat merusak lapisan pelindung pada kura-kura CST dan dikhawatirkan memicu iritasi.

Jika kamu ingin menggunakan sabun, gunakanlah sabun khusus kura-kura atau reptil yang saat ini sudah semakin banyak variannya di toko-toko hewan peliharaan.

#5. Perlukah Kura-Kura CST Dijemur?

Menjemur Adalah Bagian Penting Dalam Rangkaian Cara Merawat Kura-Kura CST.
will.illinois.edu

Kura-kura CST membutuhkan sinar matahari untuk membantu sintesis vitamin D3, yang berguna untuk kesehatan tulang dan tempurung. Di samping itu, kura-kura CST juga merupakan hewan berdarah dingin yang tidak bisa menghangatkan tubuhnya sendiri.

Untuk itu, jangan lupa menjemur kura-kura CST di bawah sinar matahari pagi selama 15-30 menit setiap hari. Pastikan suhu udara tidak terlalu panas atau dingin, dan jangan meninggalkan kura-kura CST tanpa pengawasan.

#6. Cara Memegang Kura-Kura CST

thevlm.org

Kura-kura CST adalah hewan yang agresif dan dapat menggigit dengan kuat. Jika kamu ingin memegang kura-kura CST, maka kamu harus berhati-hati. Pegang kura-kura CST dari bagian belakang tempurung, dan jauhkan tangan kamu dari mulut dan kaki kura-kura CST.

Di samping itu, jangan membalik atau menggantung kura-kura CST, karena dapat menyebabkan cedera pada organ dalamnya.

#7. Jika Kura-Kura CST Sakit

crestwoodvethospital.com

Jika kamu melihat gejala-gejala penyakit seperti mata bengkak, hidung berair, nafsu makan menurun, lesu, luka, terindikasi adanya jamur, atau perubahan warna pada tempurung atau kulit kura-kura CST, segera bawa kura-kura CST ke dokter hewan yang mampu menangani reptil.

Jangan coba-coba mengobati kura-kura CST sendiri, karena dapat memperburuk kondisinya, kecuali kamu adalah dokter hewan itu sendiri. Ikuti saran dan petunjuk dari dokter hewan mengenai pengobatan dan perawatan kura-kura CST.

Akhir Kata

Demikianlah artikel tentang cara merawat kura-kura CST. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam memelihara kura-kura CST.

Ingat, kura-kura CST adalah hewan yang membutuhkan perhatian dan tanggung jawab yang besar. Jangan memelihara kura-kura CST jika kamu tidak siap untuk merawatnya dengan baik. Selamat mencoba!