Categories
Ikan

Cara Merawat Ikan Buntal Bintik Hijau, Katanya Gampang Mati?

Bagaimana sih cara merawat ikan buntal bintik hijau yang baik dan benar? Konon katanya, ikan ini gampang mati. Apa iya? Atau jangan-jangan, perawatan yang kita lakukan selama ini justru yang keliru?

Ikan buntal bintik hijau adalah salah satu jenis ikan buntal yang populer di kalangan penghobi ikan hias. Nama ilmiahnya Dichotomyctere nigroviridis dan berasal dari Asia Tenggara dan Selatan.

Ikan ini memiliki tubuh bulat berwarna hijau dengan bintik-bintik hitam yang menarik. Mereka juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan tubuhnya menjadi tiga kali lipat jika merasa terancam. Selain itu, ikan ini juga mengandung racun yang sangat berbahaya, sehingga harus dijauhi oleh pemangsa.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang perawatan ikan hias satu ini. Yuk, pelajari!

Mengenal Ikan Buntal Bintik Hijau

Ikan buntal bintik hijau termasuk dalam keluarga Tetraodontidae, yang merupakan keluarga ikan yang memiliki empat gigi yang menyatu seperti paruh.

Ikan ini dapat tumbuh hingga panjang 17 cm, tetapi biasanya hanya sekitar 15 cm. Mereka hidup di perairan payau hingga asin, seperti sungai, muara, dan hutan bakau.

Spesies ini termasuk omnivora yang suka memakan siput, kerang, udang, cacing, dan tumbuhan air. Ikan ini juga dapat memakan ikan lain yang lebih kecil, sehingga harus dipisahkan dari ikan lain di akuarium.

Cara Merawat Ikan Buntal Bintik Hijau

aquascapebatang.blogspot.com

#1. Akuarium Ikan Buntal Bintik Hijau

Ikan buntal bintik hijau membutuhkan akuarium yang luas, minimal 30 galon untuk satu ekor.

Akuarium harus dilengkapi dengan kelengkapannya, seperti filter, aerator, pemanas, termometer, dan pencahayaan yang cukup. Selain itu, akuarium juga harus memiliki banyak tanaman, batu, akar, dan tempat bersembunyi untuk ikan.

Akuarium harus dibersihkan secara rutin dan airnya harus diganti sebagian setiap minggu.

#2. Sesuaikan Parameter Air

Di antara alasan mengapa spesies ini seolah-olah cepat mati adalah karena kesalahan penghobi yang memeliharanya di air tawar. Padahal, seperti yang sudah kami jelaskan di pengenalan tadi, mereka termasuk jenis ikan yang hidup di perairan payau hingga asin.

Oleh karena itu, kalau kamu berencana merawat ikan ini, pastikan kamu bisa memberikan parameter air yang sesuai dengan kondisi di habitat alaminya.

Air di akuarium harus memiliki pH antara 7,5 hingga 8,5, suhu antara 23 hingga 28 derajat Celcius, dan kadar garam antara 1,005 hingga 1,020. Kadar garam dapat diukur dengan menggunakan hidrometer atau refraktometer.

Kadar garam harus ditingkatkan secara bertahap seiring dengan pertumbuhan ikan, karena ikan muda lebih cocok dengan air payau, sedangkan ikan dewasa lebih cocok dengan air asin.

#3. Berikan Makanan yang Bergizi dan Variatif

Ikan buntal bintik hijau adalah ikan yang suka memakan makanan hidup, terutama siput.

Siput adalah makanan yang baik untuk ikan ini, karena dapat membantu mengasah giginya yang terus tumbuh. Jika gigi ikan ini tidak diasah, maka dapat mengganggu kemampuan makannya. Selain siput, ikan ini juga dapat diberi makanan lain, seperti kerang, udang, cacing, dan pelet khusus ikan buntal.

Makanan harus diberikan dua kali sehari, dengan jumlah yang sesuai dengan ukuran mulut ikan. Hindari memberikan makanan berlebihan, karena dapat menyebabkan obesitas dan penyakit.

#4. Jaga Kesehatan dan Kebersihan Ikan

Ternyata spesies ini relatif rentan terkena penyakit, terutama jika kondisi air tidak baik. Beberapa penyakit yang umum menyerang ikan ini adalah ich, gigi yang terlalu panjang, dan parasit internal.

Untuk mencegah dan mengobati penyakit, perhatikan gejala yang muncul pada ikan, seperti nafsu makan menurun, warna tubuh memudar, bercak putih, luka, atau perut bengkak.

Jika ikan sakit, segera pisahkan dari ikan lain dan berikan obat yang sesuai dengan penyakitnya. Selalu gunakan alat yang bersih dan steril saat menangani ikan.

#5. Hindari Stres dan Gangguan

Ikan buntal bintik hijau juga termasuk jenis ikan yang mudah stres, terutama jika merasa terancam atau terganggu. Stres dapat menyebabkan ikan mengembangkan tubuhnya, yang dapat berbahaya bagi kesehatannya.

Untuk menghindari stres, jangan menggoyang atau memukul akuarium, jangan memegang atau mengangkat ikan, jangan memasukkan tangan atau benda asing ke dalam akuarium, dan jangan mengubah kondisi air secara drastis.

Jika ikan mengembangkan tubuhnya, biarkan saja sampai kembali normal, dan jangan mencoba memecahkannya.

Akhir Kata

Itulah artikel tentang cara merawat ikan buntal bintik hijau yang unik dan menarik.

Setelah membaca artikel ini, kita jadi tahu, kalau sebetulnya bukan ikannya yang gampang mati, melainkan sering kali hal itu terjadi akibat kekeliruan penghobi yang merawatnya di parameter air yang salah.

Ikan ini adalah ikan yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri, tetapi juga memiliki tantangan dan risiko tersendiri. Jika kamu ingin memelihara ikan ini, pastikan kamu sudah memahami dan memenuhi kebutuhan dan perilakunya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.