Ikan buntal kelapa namanya. Hobinya cuma berdiam diri di dasar akuarium. Mungkin di pikirannya, kalau bisa bersantai kenapa juga harus heboh sana-sini, kan. Buang-buang energi katanya. Ah, emang dasarnya mageran, nih!

Tapi jangan salah, meski terlihat pemalas, banyak juga ternyata aquarist yang kepincut sama ikan satu ini. Di antara alasannya, ialah ketika mereka mengembang, mereka akan benar-benar terlihat seperti buah kelapa, lho. Itulah sebabnya mengapa mereka dinamakan ikan buntal kelapa.

Selain itu, ikan buntal jenis ini juga termasuk predator. Adalah momen yang mendebar-debarkan, ketika mereka yang biasanya hanya berdiam diri, tiba-tiba menyergap mangsanya secara agresif. Wow, pembunuh dalam diam.

Ingin tahu lebih banyak tentangnya? Simak pembahasannya di sini, yuk!

Tentang Ikan Buntal Kelapa

Mengenal Ikan Buntal Kelapa
Aquainfo.org

Pertama-tama, kita kenalan lebih jauh dulu yuk, dengan ikan buntal kelapa ini. Selain mengenal nama-nama lainnya, di sini juga kita akan cari tahu klasifikasinya, perawakannya, karakternya, hingga daerah penyebarannya. Langsung masuk ke pembahasan aja, deh!

#1. Nama Lain dan Klasifikasi

Ada beberapa nama yang biasa disematkan untuk menyebut ikan buntal jenis ini, baik di kalangan aquarist dalam negeri maupun luar negeri. Nah, ikan buntal kelapa adalah salah satu namanya yang populer di masyarakat Indonesia.

Sedangkan untuk nama lainnya, ada juga beberapa aquarist yang menyapa ikan ini dengan nama ikan buntal palembang, humpback puffefish (ikan buntal punggung bungkuk), king kong pufferfish (ikan buntal king kong), hingga dragon pufferfish (ikan buntal naga).

Pada tahun 2013, nama ilmiahnya sempat mengalami perubahan, karena ikan ini termasuk yang diubah pengelompokannya ke genus Pao, di mana mereka sebelumnya merupakan genus Tetraodon. Karena itu, saat ini mereka memiliki nama ilmiah Pao palembangensis.

Untuk mengetahui klasifikasi lengkapnya, silakan cek tabel berikut ini, ya:

KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasActinopterygii
OrdoTetraodontiformes
KeluargaTetraodontidae
GenusPao
SpesiesPao palembangensis

#2. Perawakan Ikan Buntal Kelapa

Hidrodinamik? Buat apa? Toh mereka hanya menghabiskan hampir sepanjang hidupnya untuk berdiam diri. Mereka berawak gemuk, meski posturnya tidak bulat.

Tubuhnya juga sedikit bungkuk, sehingga beberapa orang menyebutnya sebagai humpback puffer, yang berarti ikan buntal punggung bungkuk.

Warna kecokelatan mendominasi tubuhnya. Di sana juga terdapat sedikit corak tak beraturan dan beberapa titik bulat sebagai penghiasnya. Cantik!

Mereka tidak bersisik, namun kulitnya kasar dan agak keras. Ini sangat bermanfaat saat mereka mengembangkan dirinya. Iya, mereka juga mampu mengembangkan diri, bahkan hingga 3 kali lipat dari ukuran semula.

Matanya cantik, karena pupil hitamnya itu dikelilingi oleh warna merah yang matching dengan kulitnya. Alhasil, matanya itu berhasil memberikan aura lebih yang menunjukkan bahwa mereka adalah seekor predator.

Bagaimana dengan siripnya? Mungkin bisa disebut kecil, apalagi jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya secara menyeluruh. Agak terlihat kurang proporsional memang.

Tapi sejatinya, mereka tetap mampu mengangkat dirinya dengan itu, kok. Meski bukan diperuntukan untuk berenang cepat atau melawan arus deras juga, sih.

#3. Karakter dan Temperamen

Kalau kamu mengharapkan ikan yang interaktif dan penuh gerakan, maka ikan buntal kelapa bukan pilihan yang tepat. Mengapa? Alasannya tadi, karena ikan ini akan banyak menghabiskan waktunya untuk berdiam diri di dasar akuarium.

Memangsa dalam diam. Saat mangsanya lengah dan mendekat, ikan ini baru akan menyergapnya secara tiba-tiba. Padahal, beberapa detik sebelumnya seolah tidak ada tanda-tanda bahwa mereka sedang kelaparan.

Hal ini juga dapat terjadi pada tankmate. Kamu mungkin akan mendapati luka-luka serius pada tankmate, yang bahkan kamu pun tidak menyadari kapan kejadian penyiksaan itu berlangsung.

Mereka bisa menjadi sangat teritorial dan ganas kepada ikan lain maupun jenisnya sendiri, terlebih lagi jika dari segi ukuran jauh berbeda.

#4. Daerah Penyebaran

Mungkin kamu bertanya-tanya tentang nama ilmiahnya. Mengapa ikan ini diberi embel-embel “palembangensis”? Apa memang ini ikan asli kota Palembang?

Betul saja, ternyata di antara wilayah penyebarannya termasuk sungai Musi di Palembang, Sumatera Selatan. Selain itu, mereka juga ditemukan di beberapa daerah Asia Tenggara lainnya, seperti Laos, Thailand, hingga Malaysia.

Cara Memelihara Ikan Buntal Kelapa

Cara Memelihara Pao Palembangensis
www.Biolib.cz

Jika cara memeliharanya benar, sebetulnya ikan buntal kelapa termasuk jenis ikan yang tidak rentan mati, kok. Meski begitu, mereka tidak dapat bertahan di kondisi air yang buruk, seperti ketika kandungan amonia dalam air sudah cukup tinggi.

Nah, jadi bagaimana sih, cara merawat ikan ini dengan benar? Simak penjelasannya di bawah ini, ya:

#1. Parameter Air Bagi Ikan Buntal Kelapa

Ikan buntal kelapa merupakan ikan hias air tawar seutuhnya. Mereka bisa dipelihara tanpa harus memikirkan soal salinitas air. Nah, karena itu, daripada memusingkan soal salinitias, lebih baik kamu perhatikan parameter berikut ini:

Jenis AirAir tawar
pH7,0 sampai 8,0
Temperatur24 sampai 28 derajat Celcius

Parameter di atas adalah kondisi-kondisi yang dibutuhkan oleh ikan ini. Untuk mempertahankannya, kamu bisa rutin mengganti air akuarium paling tidak seminggu sekali, serta menggunakan sistem filtrasi yang seoptimal mungkin.

#2. Penataan Akuarium

Akuarium perlu ditata agar memiliki banyak ruang persembunyian. Misalnya, dengan memberinya penghalang berupa tanaman air, atau mengatur bebatuan untuk ditumpuk sedemikian rupa agar menjadi semacam gua buatan.

Jangan gunakan pencahayaan yang terlalu terang, ya. Mereka bakal stres jika disorot cahaya tajam sehari semalam. Nah, karena alasan ini jugalah, barusan kami bilang kalau mereka memerlukan banyak tempat persembunyian.

Soal substrat, sebaiknya kamu gunakan pasir halus saja, seperti pasir bali misalnya. Kerikil atau pasir malang justru harus dihindari. Sebab, ikan ini banyak menghabiskan waktunya di dasar akuarium. Substrat tajam seperti tadi dikhawatirkan melukai kulitnya yang tak bersisik itu.

#3. Teman Akuarium

Pilihan terbaik adalah memelihara ikan buntal kelapa seorang diri. Kamu mestinya paham, meski mereka banyak berdiam diri, tapi mereka bisa menjadi sangat ganas saat ada individu lain yang mendekat.

Tapi kamu mungkin beralasan kalau ikan ini akan membosankan jika tidak digabung dengan ikan lainnya. Maka tentu saja kamu yang akan memutuskan pada akhirnya.

Sebagian penghobi ada yang menyarankan untuk menggabungkan ikan ini dengan ikan sapu-sapu atau pleco hias. Meski menurut kami, hal ini pun masih harus diuji coba terlebih dahulu, karena tetap berpotensi adanya jatuh korban.

Selain itu, untuk menekan tingkat keagresifannya, kamu juga bisa memelihara ikan ini dalam jumlah banyak sekaligus. Anggaplah 5 ekor. Dengan begitu, biasanya tingkat keagresifan mereka akan menurun, dan bisa hidup berdampingan meski dengan sudut wilayah kekuasaannya masing-masing.

#4. Memberi Makan Ikan Buntal Kelapa

Apa makanan favorit ikan buntal kelapa? Banyak, dan umumnya masih mirip seperti ikan buntal jenis lainnya. Mulai dari siput, kerang, udang, kepiting, dan lain-lain. Makanan bercangkang seperti itu juga bagus untuk memelihara kesehatan giginya.

Kalau kamu memelihara ikan ini lebih dari satu ekor dalam satu akuarium, maka kamu harus membagi pakan secara merata.

Jangan lupa kalau mereka bukan ikan yang aktif. Cara berburunya pasif. Mereka hanya akan memakan pakan saat pakannya mendekat. Jika terlalu jauh, mereka mungkin malas untuk mengambilnya, atau terlanjur diambil oleh teman seakuariumnya.

#5. Jangan Paksa Mengembang

Meski mereka punya kemampuan unik untuk melipatgandakan ukuran tubuhnya, ternyata sebaiknya mereka tidak pernah dipaksa untuk melakukan hal tersebut, lho.

Coba kamu renungkan, memangnya kenapa ikan ini mengembang? Karena takut dan terancam, bukan? Nah, kalau kamu memaksanya untuk mengembang, maka mereka tentu akan merasa tidak nyaman, sehingga bukan tidak mungkin malah mengakibatkannya menjadi stres berkelanjutan.

Selain itu, kalau kamu memprovokasinya, menakut-nakutinya, atau mengganggunya dengan aktivitas-aktivitas tertentu, mereka juga belum tentu mau menunjukkan bakatnya itu, kok.

Harga Ikan Buntal Kelapa

Harga Ikan Buntal Kelapa di Tokopedia
Tokopedia

Mahal nggak sih, harga ikan buntal kelapa itu? Ternyata tidak, harganya masih relatif terjangkau, kok. Harganya rata-rata masih dibanderol 150 ribu ke bawah saja. Mungkin karena termasuk ikan lokal, jadi harganya tidak terlalu tinggi.

Kamu Mungkin Suka:

Akhir Kata

Jadi, Apakah Kamu Tertarik Mengadopsi Ikan Ini?
Coastgemusa.com

Seperti itulah kiranya pembahasan tentang ikan buntal kelapa. Sekarang, biar kami yang bertanya, setelah membaca artikel ini, apakah kamu jadi tertarik dengan ikan hias satu ini? Yuk, jawab tanggapanmu melalui kolom komentar yang ada!

Semoga bermanfaat.