Ingin Memelihara Kura-kura Air? Ini Jenis Jenisnya yang Kami Rekomendasikan

Bukan hanya Torto (sebutan untuk Kura-kura darat), Kura-kura air juga menarik loh untuk dipelihara. Selain harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan Torto, Kura-kura air juga menawarkan tampilan yang eksotis dengan keunikan-keunikannya sendiri.

Kura-kura air dapat hidup di daerah perairan maupun di daratan secara bergantian. Daratan penting baginya untuk berjemur di bawah matahari, sedangkan air juga sangat diperlukan untuk menjaga kelembaban tubuhnya serta menghindarkannya dari dehidrasi.

Namun biarpun begitu, banyak di antara Kura-kura air yang lebih lama menghabiskan waktu di dalam air. Mereka memiliki kemampuan bertahan nafas yang sangat baik, serta kemahiran dalam berenang untuk menyusuri perairan.

Perairan bagi mereka ibarat tempat melindungi diri dari bahaya. Sekalipun memiliki tempurung di tubuhnya, mereka lebih mengutamakan wilayah perairan untuk melindungi diri. Hal itu juga menjadi salah satu sebab mengapa Kura-kura air dapat berjalan lebih cepat ketimbang Torto.

Saat merasa terancam di daratan, Kura-kura air akan berlari tergesa-gesa menuju perairan mencari perlindungan. Kelengkapan renang di tubuhnya sangat membantu mereka berenang dengan cepat untuk melindungi dirinya.

Di bagian telapak kakinya, terdapat selaput yang berfungsi layaknya sepasang dayung. Rongga pada tempurungnya juga memudahkannya untuk mengapung di dalam air, sehingga mereka dapat mengatur tingkat kedalaman air yang mereka ingin selami.

Soal jenis-jenisnya, sebenarnya Kura-kura air terdiri dari spesies yang beraneka ragam. Banyak di antaranya yang menawarkan daya tarik tersendiri, sehingga orang-orang terdorong untuk mengadopsinya sebagai hewan peliharaan.

Untuk itu, kami sengaja merekomendasikan beberapa jenis Kura-kura air yang layak dipelihara. Berikut pembahasan selengkapnya…

Kura Kura Air Trachemys Scripta Elegans (Kura Kura Brazil/RES)

Kura Kura Air Red Eared Slider
Sumber: www.Japantimes.co.jp

Akrabnya, Kura-kura air jenis ini dikenal sebagai Kura-kura Brazil. Namun bagi para hobbyist, Kura-kura ini lebih kerap disapa RES, alias Red Eared Slider.

Mengapa Red Eared Slider? Jawabannya terletak pada corak di sisi kepalanya. Bagaikan sepasang telinga yang berwarna kemerahan. Namun sejatinya itu hanyalah sebuah corak belaka, bukan daun telinga seperti yang dimiliki mamalia.

Mereka merupakan Kura-kura air sejuta umat. Mulai dari yang hanya iseng, kalangan hobbyist pemula, hingga para expert, rasanya pasti pernah memelihara Kura-kura jenis ini.

Harganya pun terbilang sangat terjangkau, bahkan merupakan jenis Kura-kura termurah, khususnya di Indonesia. Mungkin karna populasinya yang berlimpah ruah, sehingga berimbas pada banderolan harganya tersebut.

Kura Kura Air Cuora Amboinensis (Kura Kura Ambon/Kuya Batok)

Kura Kura Air Ini Juga Dikenal dengan Nama Kuya Batok
Sumber: www.Earth.com

Kura-kura Ambon merupakan jenis Kura-kura air asli Indonesia. Mereka juga tersebar di beberapa negara Asia lainnya, seperti India Timur, Malaysia, Brunei, Filipina, Sri Lanka, serta Bangladesh.

Tubuhnya didominasi oleh warna cokelat kehitaman, dengan bentuk karapas yang bulat meninggi. Sedangkan pada bagian kepalanya, terdapat 3 buah garis kuning yang menjadi ciri khas Kura-kura air jenis ini.

Oya, Kura-kura Ambon juga termasuk salah satu jenis Kura-kura yang banyak ditemukan di pasaran loh. Walaupun jumlahnya tak sebanyak Kura-kura Brazil, tapi kita masih cukup mudah menjumpainya di toko-toko hewan dan ikan hias.

Kura Kura Air Emydura Subglobosa (Kura Kura Dada Merah)

Kura Kura Air Dada Merah
Sumber: Pinterest

Kura-kura Dada Merah, biasa disapa Damer oleh para hobbyist. Sesuai dengan namanya, Kura-kura ini memiliki corak berwarna kemerahan di bagian plastronnya (tempurung bagian bawah).

Damer merupakan salah satu jenis Kura-kura air dari golongan Pleurodira. Maksudnya, Kura-kura air yang termasuk jenis ini tidak mampu menarik kepalanya ke dalam tempurung, namun menekuk lehernya ke samping.

Karapasnya berwarna hitam, tipis, dan melebar ke sisi. Sedangkan bagian plastron berwarna merah dan menjadi ciri khasnya. Seiring pertumbuhannya, warna-warna pada tubuhnya akan semakin memudar, terutama corak kemerahannya itu.

Kura Kura Air Chelydra Serpentina (Kura Kura CST)

Kura Kura Air Common Snapping Turtle
Sumber: www.Photos-Public-Domain.com

Buat kamu pencinta reptil ganas, maka Kura-kura jenis ini cocok kamu pelihara. Namanya Common Snapping Turtle atau kerap disapa CST oleh para hobbyist. Juga merupakan jenis Kura-kura karnivora (pemakan daging).

Nama Snapping diambil dari karakternya yang gemar menggigit. Mulutnya senantiasa menganga siap menyerang, di kala ada mangsa atau sesuatu yang dirasa mengancamnya. Mereka sangat agresif. Jangan pernah menggabungkannya dengan jenis Kura-kura lain saat memeliharanya.

Kura Kura Air Macrochelys Temminckii (Kura Kura AST)

Kura Kura Air Alligator Snapping Turtle
Sumber: Turtlesurvival.org/

Opsi Kura-kura air ganas lainnya adalah Alligator Snapping Turtle (AST). Fisiknya nampak seperti perpaduan antara Kura-kura CST dengan aligator. Mereka begitu eksotis, terlebih lagi sudut-sudut pada karapasnya yang lancip itu.

Ciri khas lain yang dimilikinya ialah lidah seperti cacing. Lidah itu akan mereka goyangkan untuk menarik perhatian mangsa. Cengkraman rahangnya begitu kuat, tajam, dan sulit sekali untuk dilepaskan. Gigitannya itu mungkin cukup kuat untuk mematahkan jari tangan manusia.

Leave a Reply