Mengenal Lele Hias Asal Amazon, Redtail Catfish

Perkenalkan, ini Redtail Catfish atau yang akrab disapa RTC. Jenis lele hias asal Amazon yang memiliki tubuh garang lagi menawan. Ikan ini cocok dipelihara oleh kamu yang menyukai tipe ikan hias predator.

Amazon hanyalah satu di antara banyak tempat dimana ikan hias cantik ini ditemukan. Selain di Amazon, Redtail Catfish juga ditemukan di sungai-sungai lainnya seperti Orinoco serta lembah Essequibo, Amerika Selatan.

Para hobbyist memang menggemari ikan hias yang satu ini. Karenanya, populasi Redtail Catfish telah tersebar ke berbagai penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Ikan ini sering kali dapat dengan mudah dijumpai di toko-toko ikan hias.

Redtail Catfish merupakan jenis ikan hias yang cocok dipelihara dimana saja. Baik dipelihara dalam akuarium maupun kolam, pesona keindahan tubuhnya selalu terpancarkan. Namun pertimbangkanlah ukuran tempat yang tepat demi kenyamanannya ya.

Pertumbuhan Redtail Catfish pada masa mudanya relatif cepat. Rata-rata, hingga mencapai panjang sekitar 60 cm, Redtail Catfish hanya membutuhkan waktu yang singkat saja. Namun pertumbuhannya mulai melambat setelahnya.

Setelah ukurannya cukup besar, mungkin Redtail Catfish akan lebih cocok dipelihara di kolam. Karena jika di akuarium, khawatir tenaganya yang kuat akan memecahkan dinding akuarium tempatnya tinggal.

Redtail Catfish juga cocok dipelihara berbarengan dengan jenis ikan hias besar lainnya, seperti ikan Aligator Gar dan ikan Arapaima. Walaupun pencampuran seperti itu berpotensi mengakibatkan perkelahian antar spesies ikan hias.


Baca Juga Artikel “Ikan Sapu-sapu“.


Klasifikasi Redtail Catfish

Redtail Catfish mempunyai nama latin Phractocephalus hemioliopterus. Ia termasuk ke dalam filum Chordata, ordo Ikan Berkumis, keluarga Pimelodidae, serta genus Phractocephalus.

Ciri Fisik Redtail Catfish

Ciri-ciri Redtail Catfish

Sumber: Flickr

Pernah melihat ikan Lele? Tentu pernah bukan? Nah, perawakan Redtail Catfish ini hampir mirip dengan ikan lele. Keduanya memang merupakan keluarga Catfish yang memiliki kumis di sekitaran moncongnya.

Akan tetapi, Redtail Catfish memiliki tubuh yang lebih berisi. Tubuh bagian atasnya berwarna hitam gelap, bagian perutnya berwarna putih susu, sedangkan bagian sirip serta ekornya berwarna kemerahan. Itulah mengapa ikan ini disebut sebagai Redtail yang berarti ekor merah.

Redtail Catfish juga dapat mencapai ukuran yang cukup besar. Saat dewasa, ukuran tubuhnya dapat mencapai 1 hingga 1,8 meter dengan bobot yang mencapai 80 kg. Ia juga terbilang panjang umur untuk seekor ikan, karena dapat hidup hingga usia 20 tahun.

Makanan Redtail Catfish

Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, Redtail Catfish merupakan tipe ikan predator. Ikan segar merupakan santapan favoritnya. Ia mampu menyantap ikan lain yang bahkan ukurannya sepertiga panjang tubuhnya sendiri.

Selain memangsa ikan-ikanan, Redtail Catfish juga terkadang mengkonsumsi hewan air lainnya seperti kepiting dan udang, buah-buahan yang jatuh dari tangkainya, pelet, cacing tanah, cacing sutra, dan sebagainya.

Jangan memberinya makanan berupa daging ayam dan hati sapi. Hal itu disebabkan karena Redtail Catfish kesulitan dalam mencerna lipids yang terkandung di dalam makanan tersebut. Lagi pula, Redtail Catfish tidak terbiasa memakan pakan tersebut di alamnya.

Cara Memelihara Redtail Catfish

Poin penting yang perlu diiingat adalah bahwa Redtail Catfish merupakan jenis ikan besar dan pertumbuhannya pun cepat. Oleh karena itu, siapkanlah akuarium atau kolam dengan ukuran setidaknya 360cm x 240cm x 120cm.

Secara umum, perawatan Redtail Catfish cukup mudah. Hampir mirip dengan memelihara ikan lele lokal yang dikenal tangguh dipelihara. Ia tidak mudah sakit ataupun mati. Jenis Catfish memang dikenal dengan daya tahan tubuhnya yang kuat.

Untuk airnya sendiri pun tak perlu sering diganti, asalkan kebutuhannya akan oksigen dapat terpenuhi. Fasilitasilah akuarium tempat menyimpan Redtail Catfish dengan sistem filtrasi yang memadai untuk mencukupi kebutuhan oksigennya.

Leave a Reply