Ada satu jenis kura-kura cantik asal Indonesia yang yang saat ini sedang berjuang mempertahankan keberadaan populasinya. Namanya kura-kura matahari. Iya, populasi mereka kian berkurang hari demi hari.

Mereka sebetulnya sangat digemari sebagai hewan peliharaan, bahkan peminatnya itu semakin bertambah lagi dan lagi.

Sayang, nasib buruk sedang mengancam keberadaan mereka saat ini. Mungkin karena perburuan secara liar dan gila, mengakibatkan mereka harus mendapati nasib sial ini.

Nah, sekarang kamu. Sudah kenal belum, dengan kura-kura ini? Jika belum, kita kenali sama-sama di sini, yuk! Selagi mereka masih ada, sebelum habis diburu manusia.

Mengenal Kura-Kura Matahari

Kura-kura matahari adalah satu di antara sekian banyak Testudines yang berperawakan cantik. Maka dari itu, rugi sekali mereka, orang-orang yang enggan mengenalnya.

Nah, buat kamu yang tertarik untuk mengenalnya, kamu bisa awali perkenalan ini dari mengenali variasi nama dan perawakannya.

#1. Nama dan Deskripsi Fisik

Disebut Juga Spiny Turtle
Gearupgetout.Blogspot.com

Di Indonesia, mereka kerap disapa dengan nama kura-kura matahari. Ini sebetulnya mengarah kepada bentuk karapasnya yang memang menyerupai icon matahari.

Sedangkan dalam skala yang lebih luas lagi, mereka lebih dikenal dengan nama spiny turtle, atau yang berarti kura-kura berduri. Lagi-lagi ini juga mengarah pada bentuk fisiknya, yang dikelilingi sisik tajam bergerigi seperti duri.

Tidak ada yang salah antara keduanya. Sebab secara umum kura-kura ini memang terlihat seperti matahari, dan memiliki sisik-sisik tajam di sekelilingnya yang membuat mereka terlihat seolah berduri. Bahkan, justru karena sisiknya yang berbentuk seperti itu jugalah kura-kura ini menjadi mirip dengan matahari.

Lebih-lebih dengan warna cokelat kemerahan yang dominan di hampir seluruh tubuhnya. Ini membuatnya semakin cocok untuk dilabeli sebagai “matahari”.

#2. Klasifikasi

Kura-Kura Matahari Bernama Latin Heosemys spinosa
alamendah.org

Adalah spesies kura-kura yang bernama latin Heosemys spinosa. Mereka masuk ke dalam genus Heosemys di keluarga Geoemydidae.

Untuk detail klasifikasi kura-kura ini, dapat kamu cek langsung dalam tabel berikut:

KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoTestudines
SubordoCryptodira
SuperfamiliTestudinoidea
FamiliGeoemydidae
GenusHeosemys
SpesiesHeosemys spinosa

#3. Status Konservasi Kura-Kura Matahari

Termasuk Terancam Punah Dalam Daftar Merah IUCN dan Appendix II
Twitter

Sungguh disayangkan, populasi sang matahari kini sudah tak bersinar lagi. Mereka sudah meredup, dan mungkin saja akan lenyap untuk selamanya.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, dalam daftar merah IUCN, mereka merupakan salah satu satwa yang masuk ke dalam spesies terancam punah (IUCN 2.3: EN; Endangered). Sedangkan jika merujuk ke daftar spesies yang dilindungi oleh CITES, mereka juga termasuk ke dalam kategori Appendix II.

Artinya, keberadaan mereka saat ini sudah cukup terancam. Bukan tidak mungkin jika mereka akan mengalami kepunahan suatu saat nanti. Meskipun begitu, kita semua tentunya berharap, semoga saja hal itu tidak sampai terjadi.

Akan tetapi, walaupun kura-kura ini masuk ke dalam daftar merah IUCN dan Appendix II, sepertinya hingga saat ini masih belum membuatnya digolongkan ke dalam daftar satwa yang dilindungi di Indonesia. Sehingga, tidak heran jika masih banyak orang yang memelihara, bahkan memperdagangkannya.

#4. Daerah Penyebaran

Daerah Penyebaran Kura-Kura Matahari
Pinterest

Kura-kura matahari tersebar di beberapa negara di Asia Tenggara. Indonesia sendiri termasuk salah satunya. Selain itu, mereka juga bisa ditemukan di beberapa negara lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, dan Myanmar.

Habitatnya adalah hutan hujan di daerah dataran rendah hingga perbukitan dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Selain itu, karena mereka termasuk kura-kura semi akuatik, maka mereka juga banyak ditemukan di area sekitar sungai.

#5. Kura-Kura Matahari Dalam Pemeliharaan

Heosemys spinosa Sebagai Peliharaan
Wikipedia

Meski tergolong spesies terancam punah di alam liar menurut IUCN, spesies ini faktanya masih cukup sering dijumpai di pasaran. Walaupun tentu, jumlah stoknya terbatas. Tidak seperti kura-kura brazil yang melimpah ruah seolah tak terbatas jumlahnya.

Selain itu, mereka juga banyak dijual dengan harga murah untuk seukuran hewan langka, lho. Harganya bahkan tidak tembus lebih dari 1 juta. Kebanyakan hanya dibanderol di angka sekian ratus ribu saja, dengan ukuran yang berbeda-beda.

Belum lagi, sebagian penjual juga mungkin tidak mengetahui, apakah kura-kura matahari yang dijualnya itu merupakan tangkapan alam atau hasil penangkaran. Padahal perburuan liar yang tak terkendali bisa berdampak negatif pada populasinya di depan nanti.

Terlepas dari hal tersebut, ingatlah bahwa mereka adalah hewan yang mulai terancam keberadaannya. Oleh karena itu, kita semua mesti berhati-hati jika bersikeras ingin memeliharanya. Bukan sekedar karena aturan, tapi lebih ke soal kesadaran. Jangan sampai hewan yang mulai langka ini mati di tangan kita akibat kelalaian dalam pemeliharaan.

Nah, bagaimana menurut kamu? Apakah kura-kura ini masih layak dipelihara? Kita diskusi di komentar soal ini, yuk!

Akhir Kata

Seperti itulah kiranya sedikit pembahasan tentang kura-kura matahari.

Memang mengiris hati, melihat hewan cantik sepertinya harus mengalami nasib sial seperti ini. Semoga saja keberadaan mereka masih bisa terus dilestarikan, dan kita semua bisa menjadi sosok yang memiliki kontribusi dalam melestarikannya.

Semoga bermanfaat.