Tertarikkah kamu dengan ikan buntal Fahaka? Itu lho, salah satu jenis ikan predator dari genus Tetraodon, di mana ternyata mereka jugalah si pemegang rekor sebagai yang kedua terbesar dalam genus ini di kategori air tawar.

Memang bukan main kecantikan dan karakternya. Selain berperawakan menarik, Fahaka juga terbilang asyik, lho. Sebab, biasanya mereka memiliki karakteristik yang sangat interaktif dengan pemiliknya.

Nah, pastinya kamu ingin tahu lebih lanjut dengan si Fahaka ini, bukan? Untungnya kamu sudah berada di tempat yang tepat, nih. Di sini, kamu akan mendapatkan informasi lengkap mengenainya. Yuk, simak!

Perkenalan dengan Ikan Buntal Fahaka

Kenalan Sama Ikan Buntal Fahaka
Flovingfishaquarium.com

Tak kenal, maka tak sayang. Begitulah kira-kira ungkapan yang tepat bagi kita, khususnya jika sudah mulai kepincut dengan jenis ikan buntal satu ini.

Untuk itu, sebelum kita masuk ke bahasan yang lebih dalam, tentu kita harus mengenal lebih jauh dulu tentangnya, dong. Yuk, kenalan sekarang.

#1. Penamaan dan Klasifikasi

Ikan buntal Fahaka adalah nama populernya di kalangan penghobi. Sedangkan nama latinnya ialah Tetraodon lineatus. Ia juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti nile puffer dan globe puffer.

Berikut klasifikasi dari ikan buntal Fahaka:

KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasActinopterygii
OrdoTetraodontiformes
FamiliTetraodontidae
GenusTetraodon
SpesiesTetraodon lineatus

#2. Ciri Fisik Ikan Buntal Fahaka

Sebagai jenis ikan buntal, Fahaka termasuk yang mudah dikenali, kok. Ciri khasnya adalah motif garis-garis horizontal, dengan kombinasi warna antara hijau kehitaman, kuning, dan putih di bagian perutnya.

Bentuk fisiknya cenderung bulat memanjang. Namun ia juga tetap bisa menggembungkan badannya hingga berbentuk bola di kondisi-kondisi tertentu, sebagai mana apa yang biasa dilakukan oleh jenis ikan buntal pada umumnya.

Ekornya yang berwarna kuning juga sangat cantik, lho. Apalagi di saat mereka memekarkannya, sehingga warna di ekornya itu nampak lebih terpancar, juga semakin proporsional dengan bentuk tubuhnya.

Berangkat dari bagian belakangnya, sekarang kita kenali wajahnya. Di sana terdapat dua buah bola mata yang dikelilingi warna kemerahan, sedangkan pupilnya berwarna kebiruan.

Fahaka juga memiliki gigi depan berukuran besar di mulutnya, bak hewan pengerat. Gigi ini bermanfaat baginya dalam mengoyak mangsanya, bahkan hingga mampu menghancurkan cangkang keong dan kulit lobster yang diketahui sangat keras.

#3. Ukuran dan Pertumbuhan

Ikan buntal Fahaka dapat tumbuh hingga mencapai ukuran 45 cm. Dengan ukuran sebesar ini, mereka akhirnya mampu meraih predikat sebagai ikan buntal air tawar terbesar di dunia urutan kedua, setelah ikan buntal mbu (Tetraodon mbu).

Sejatinya, Fahaka bisa tumbuh dengan sangat cepat, lho. Terlebih lagi di tahun pertama kehidupannya. Bayangkan saja, mereka dapat mengalami pertumbuhan 2,5 cm per bulan hingga usia 10 bulan, dengan sisa ukuran yang baru dicapai pada tahun-tahun berikutnya.

Namun tentunya, pertumbuhan ini dipengaruhi lagi oleh banyak hal. Utamanya adalah faktor genetik. Di samping itu, pola pemberian pakan, kemudian zat-zat yang terkandung dalam air, dan lain sebagainya, juga akan mempengaruhi pertumbuhan Fahaka.

Jika mendapat perawatan dengan benar, Fahaka dapat hidup hingga usia 20 tahun, lho. Lama juga, bukan? Karena itu, kamu perlu punya perencanaan jangka panjang saat memutuskan untuk memeliharanya.

#4. Karakteristik

Fahaka adalah jenis ikan buntal yang berkarakter menarik. Di antara karakter dan kebiasaan Fahaka dapat kamu baca pada poin di bawah ini, ya:

Temperamen

Di balik perawakannya yang terlihat imut dan lugu, sejatinya karakteristik Fahaka bertolak belakang dengan hal itu.

Ikan ini sangat temperamen, agresif, juga teritorial, sehingga dapat melukai ikan lain jika dipelihara dalam satu akuarium. Terlebih lagi jika ia sudah memasuki masa-masa kematang seksualnya.

Interaktif

Meski temperamen, dengan karakteristiknya yang seperti itu, Fahaka justru menjadi sangat interaktif dengan pemiliknya, lho. Mereka tak segan menunjukkan muka, juga paham kapan waktunya makan tiba.

Coba deh sesekali kamu ajak Fahaka bermain. Bukan jalan-jalan seperti anjing tentunya. Cukup tunjukkan saja jarimu ke sana ke mari, maka Fahaka akan ikut mengejarnya dengan teramat menikmati. Bangun hubunganmu dengannya melalui aktivitas semacam ini.

Menggembung (Inflating)

Seperti ikan buntal lainnya, Fahaka juga bisa menggembungkan diri layaknya sebuah balon. Ini biasa terjadi ketika Fahaka merasa terancam, stres, atau ketakutan, sebagai bentuk perlindungan diri.

Tentu saja sebaiknya mereka tidak “diprovokasi” untuk menggembung, karena hal ini sejatinya mengindikasikan adanya ketidaknyamanan padanya.

Tapi jangan khawatir kalau Fahaka yang kamu rawat tiba-tiba menggembung tanpa sebab. Kadang, mereka memang suka menggembungkan dirinya dengan santai. Hal ini diyakini bertujuan untuk melatih otot-otot yang terkait dengan kemampuannya menggembungkan diri itu.

Berkubang

Satu hal lagi kebiasaan dari ikan buntal Fahaka, yakni berkubang. Ini merupakan kebiasaan alamiahnya yang memang senantiasa dilakukan meski di alamnya. Oleh karena itu, ketersediaan substrat lembut di akuarium sangat dibutuhkan dalam pemeliharaannya.

#5. Habitat Asli

Ikan buntal Fahaka merupakan jenis ikan buntal air tawar. Mereka hidup di sungai besar, seperti sungai Nil yang menjadi salah satu wilayah penyebarannya. Asalnya pun memang dari Afrika, yang di antaranya meliputi Afrika Timur, Afrika Barat, dan Afrika Utara.

Area perairan yang ditumbuhi banyak tanaman (daerah vegetasi), memiliki banyak penghalang dan ruang untuk bersembunyi, serta berpasir di bagian dasarnya, merupakan habitat yang digemari oleh buntal satu ini.

Karena biasa hidup di sungai-sungai besar, maka buntal Fahaka terbiasa dengan aliran arus sedang hingga cukup kuat. Namun dalam pemeliharaannya, arus jangan dibuat terlalu deras juga, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Konsep Akuarium Bagi Ikan Buntal Fahaka

Mempersiapkan Akuarium Bagi Ikan Buntal Fahaka
Picturemydress.com

Setelah mengenal ikan buntal Fahaka lebih jauh, kamu mungkin semakin tertarik dan ingin memelihara ikan hias satu ini. Lantas bagaimana sih, konsep akuarium yang cocok bagi Fahaka? Berikut bahasannya:

#1. Ukuran Akuarium Bagi Ikan Buntal Fahaka

Bagi Fahaka dewasa yang notabene dapat tumbuh hingga mencapai panjang 45 cm, maka akuarium yang digunakan idealnya berukuran 150 x 60 x 60 cm.

Kamu bisa saja memeliharanya secara bertahap. Mulai dari akuarium yang ukurannya proporsional dengan ukuran Fahaka, lalu memindahkannya ke akuarium yang lebih besar seiring perkembangan. Namun rasanya hal ini kurang disarankan, mengingat Fahaka bisa tumbuh dengan cepat.

#2. Substrat

Dalam pemilihan dekorasi, satu hal yang penting sekali untuk mendapat pertimbangan adalah substrat. Bukan tanpa alasan, sebab Fahaka memiliki kebiasaan berkubang di dalam pasir.

Agar bisa berkubang dengan nyaman, maka substrat yang dipilih pun haruslah lembut dan tidak tajam. Hindari penggunaan substrat sejenis tanah dan kerikil, karena dapat melukai Fahaka saat berkubang.

Kamu bisa gunakan pasir bali misalnya. Selain lembut, pasir bali juga bersifat ringan, mudah dibersihkan, memiliki tampilan yang sangat baik dari segi estetika, serta mempengaruhi warna tubuh Fahaka menjadi lebih cerah.

Tingkat kedalaman substrat bisa ditingkatkan seiring pertumbuhan ikan. Kamu bisa memulainya dari yang paling dangkal, dan menambah substrat di saat Fahaka sudah tidak bisa mengubur dirinya lagi secara sempurna.

#3. Penghalang dan Tempat Persembunyian

Selain berkubang, ikan buntal Fahaka juga akan lebih nyaman tinggal di tempat-tempat yang ramai akan penghalang. Ini membuatnya merasa lebih nyaman dan aman, karena mereka dapat bersembunyi di banyak tempat.

Kamu bisa tambahkan dekorasi berupa kayu, batu, hingga tanaman air ke dalam akuarium. Namun yang perlu diperhatikan, beberapa jenis tanaman mungkin akan mudah rusak digerogoti oleh Fahaka. Jadi, pilihlah tanaman air dengan tepat, ya.

#4. Sistem Filtrasi

Ikan buntal Fahaka sangat tidak toleran terhadap kondisi air yang buruk, lho. Oleh karena itu, sistem filtrasi pada akuarium harus disiapkan sebaik mungkin. Mulai dari filter mekanis, filter biologis, hingga kimiawi jika perlu.

Sebaiknya gunakan filter yang sudah dalam kondisi mature, agar proses penguraian amonia dapat berlangsung secara sempurna. Sedangkan jika amonia belum bisa diurai secara sempurna, keselamatan Fahaka dipertaruhkan.

#5. Pemilihan Tankmate

Kalau kamu berkeinginan memiliki akuarium dengan berbagai spesies ikan di dalamnya, maka ikan buntal Fahaka bukanlah pilihan yang tepat.

Seperti yang kita ketahui, Fahaka sangat agresif. Mereka tidak segan menyerang tankmate-nya, lho. Begitu pun jika mencampur Fahaka dengan sesamanya. Hal ini hanya akan memicu perkelahian, hingga berujung pada kematian.

Fahaka akan lebih baik dipelihara dalam single-tank. Bukan berarti kejam atau menjauhkan dari hak-haknya, namun justru demi menghindarkannya dari resiko kematian akibat perkelahian atau ledakan amonia dari bangkai temannya.

Perawatan Rutin Ikan Buntal Fahaka

Cara Memelihara Ikan Buntal Fahaka
Zoochat.com

Sekarang kita pelajari bagaimana cara merawatnya, yuk. Berikut ini perawatan rutin yang harus kamu lakukan saat memelihara ikan buntal Fahaka:

#1. Pola Makan Ikan Buntal Fahaka

Sebagaimana dalam pemeliharaan ikan lainnya, pemberian pakan menjadi satu rutinitas yang paling sering dilakukan dalam serangkaian proses pemeliharaan ikan buntal Fahaka. Maka dari itu, hal ini harus menjadi elemen yang mendapat perhatian lebih.

Ikan buntal Fahaka merupakan predator dan karnivora, yang mana berarti mereka akan mengonsumsi daging-dagingan. Namun tidak semua daging pastinya, ya.

Beberapa makanan yang biasa diberikan oleh para hobbyist bagi Fahaka, antara lain:

  • Siput-siputan (hindari jenis yang beracun)
  • Cacing tanah
  • Beberapa jenis serangga, seperti kecoa dubia, jangkrik, belalang, dan kutu kayu
  • Kepiting, lobster, dan udang (disarankan dalam kondisi mati dan beku)
  • Ikan-ikanan
  • Pelet keras untuk karnivora

Siput adalah pakan utama. Hal ini bertujuan untuk menjaga, merawat, dan mengatur pertumbuhan gigi tajam Fahaka. Beri Fahaka makan dengan rasio 50% siput, dan 50% sisanya adalah variasi dari daftar makanan yang telah disebutkan di atas.

Khusus untuk kepiting, lobster, dan udang, sebaiknya diberikan setelah dibekukan dan dicairkan kembali. Tidak diberikan hidup karena dikhawatirkan menyerang, sedangkan dibekukan guna membunuh parasit yang mungkin terkandung di dalamnya.

Terkait porsi setiap kali pemberian pakan dilakukan, alangkah baiknya untuk memberi pakan dalam porsi kecil yang dilakukan secara rutin setiap hari. Pola seperti ini jauh lebih baik ketimbang memberinya porsi besar dalam satu waktu.

Selanjutnya, adakah pakan yang sebaiknya dihindari oleh ikan buntal Fahaka? Menurut salah satu referensi yang kami dapatkan, ternyata Fahaka sebaiknya dihindarkan dari mengonsumsi makanan-makanan berikut ini:

  • Krill
  • Kerang
  • Remis
  • Tiram
  • Dan moluska sejenisnya

#2. Parameter Air dan Perawatan Akuarium

Memelihara ikan berarti memelihara air. Kamu mesti siap dengan konsekuensi ini jika memutuskan untuk memeliharanya. Jika parameter air tidak cocok dengan Fahaka, atau berubah secara drastis dan tiba-tiba, akibatnya Fahaka bisa mengalami stres, terserang penyakit, atau parahnya lagi mati.

Cobalah untuk mempertahankan parameter air berikut ini dalam akuarium yang dihuni oleh ikan buntal Fahaka kamu:

pH6,5-7,5
Suhu22-26°C
NH3 / NH4+0 ppm
NO20 ppm
NO3Idealnya di bawah 15 ppm
GH5-15 dGH

Untuk mencapai terpenuhinya kebutuhan parameter air di atas, maka penggunaan sistem filtrasi menjadi wajib hukumnya dalam pemeliharaan ikan buntal Fahaka.

Di samping itu, penggantian air juga perlu dilakukan secara rutin, setidaknya 1 minggu sekali. Kamu cukup mengurasnya sebanyak 30-50% air setiap kali pengurasan. Menguras air secara keseluruhan juga tidak disarankan, karena akan terjadi perubahan parameter air secara drastis.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah mengaduk substrat. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan bakteri anaerobik yang terperangkap di dalam substrat, serta menghindarkan substrat dari pemadatan.

#3. Ikan Buntal Fahaka Sakit

Suatu saat kamu mungkin akan mendapati ikan buntal Fahaka yang kamu pelihara sakit. Salah satu penyakit yang cukup sering dikeluhkan adalah white spot, di mana penyakit ini diindikasikan dengan gejala berupa bintik-bintik putih pada tubuh ikan.

Jika kondisi ini terjadi, maka solusi pertama yang bisa kamu lakukan adalah meningkatkan suhu air pada akuarium menggunakan heater. Jika white spot yang dialami belum terlalu parah, maka biasanya cara ini sudah cukup efektif untuk mengatasinya.

Namun jika kondisinya sudah cukup parah, maka kamu bisa melakukan treatment lanjutan. Fahaka mungkin perlu dipindahkan dulu ke tank karantina, kemudian diberi campuran garam ikan, obat metil biru, atau obat-obatan lainnya untuk mengobati penyakit ini.

Harga Ikan Buntal Fahaka

Kisaran Harga Ikan Buntal Fahaka
Reddit

Nah, sekarang kamu mungkin sudah siap memelihara ikan buntal Fahaka, nih. Tapi, mungkin beberapa di antara kita masih ada yang belum mengetahui soal kisaran harga dari ikan ini. Jadi, sebenarnya berapa sih, harga Fahaka di pasaran?

Ternyata, harga ikan buntal Fahaka di pasaran cukup variatif, di mana faktor ukuranlah yang menjadi salah satu patokannya. Kalau dirata-ratakan, estimasinya kurang lebih sebagai berikut:

  • Ukuran baby (sekitar 4 cm) dibanderol sekitar Rp.30.000,- sampai Rp.50.000,-
  • Untuk ukuran belasan cm, harga sudah melompat ke angka ratusan ribu rupiah
  • Sedangkan untuk 20 cm ke atas, biasanya sudah dijual di atas Rp.1.000.000,-

Mahal? Tidak juga. Harga ikan buntal Fahaka masih sangat terjangkau, apalagi jika dibandingkan dengan saudaranya si buntal Mbu, di mana harganya bisa mencapai jutaan rupiah untuk ukuran baby-nya saja.

Kalau kamu bersabar, memelihara Fahaka dari ukuran baby juga mengasyikkan, kok. Kita bisa membangun interaksi dengan sejak dini, dan diharapkan bisa menikmati setiap pertumbuhannya hingga ia dewasa nanti.

Tapi kalau kamu ingin langsung menikmati penampilan dan keagresifannya, maka kamu harus siap mengeluarkan dana lebih, baik itu untuk membeli Fahaka dewasa maupun untuk pakan ke depannya.

Akhir Kata

Nah, kira-kira seperti itulah pembahasan tentang ikan buntal Fahaka. Cukup lengkap, bukan? Tapi kalau ada yang kurang, atau ada pertanyaan yang ingin disampaikan, kamu bisa kok, tinggalkan komentar melalui kolom yang tersedia di bawah.

Semoga bermanfaat, dan salam satu hobi!