Ikan Botia, Ikan Hias Cantik Asli Indonesia

Ikan Botia merupakan salah satu jenis ikan hias akuarium yang berasal dari perairan tropis di beberapa wilayah Asia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri, Botia tepatnya berasal dari surganya fauna, yakni pulau Sumatera dan Kalimantan.

Sebab antusias penggemar terhadap ikan ini yang cukup tinggi, kini mereka tersebar nyaris ke seluruh penjuru dunia, melalui jalur perdagangan.

Habitat Asli Ikan Botia

Di habitat aslinya, ikan Botia tinggal di daerah sungai-sungai yang tentunya berarus dan terus mengalir.

Oleh karena itu, ketika ikan ini dipelihara di dalam akuarium, maka diperlukan pula arus buatan agar ikan Botia cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Setidaknya berupa perlengkapan akuarium yang memadai, layaknya sistem filtrasi dan asupan oksigen yang baik. Secara tidak langsung, perlengkapan tersebut akan menciptakan aliran air sederhana.

Ciri dan Karakter Khas Ikan Botia

Ikan Botia merupakan jenis ikan hias yang hidup secara berkelompok. Berenang secara bergerombol dan bersamaan, adalah salah satu karakter khas yang dimiliki ikan hias jenis ini.

Oleh karena itu, jika kamu tertarik memelihara ikan Botia, peliharalah 5 ekor atau lebih dalam satu akuarium. Tapi yang tak kalah penting, ukuran akuarium juga harus sesuai dengan banyaknya jumlah ikan.

Ketika berada dalam sebuah koloni, ikan Botia akan merasa lebih nyaman dan lebih terhindar dari stres.

Mereka akan saling menggesekkan badan dengan sesamanya, meregangkan sirip punggungnya, dan melakukan aktifitas lain secara bersamaan.

Karakter ikan Botia yang tak kalah unik lainnya adalah ketika ikan ini seolah berpura-pura mati, dengan memiringkan tubuhnya ke sebelah sisi.

Padahal kebiasaan tersebut merupakan hal yang wajar dan sering dilakukan oleh ikan Botia ini.

Bagaimana Cara Merawatnya?

Memperhatikan kelayakan akuarium adalah hal yang penting baginya. Akuarium bagi Botia harus dilengkapi dengan aksesoris tertentu, guna menunjang kebutuhan hidupnya.

Ukuran akuarium sebaiknya mampu menampung hingga 400 liter air. Kapasitas tersebut bisa dihuni oleh 5 ekor ikan Botia, kurang lebih.

Namun jika keterbatasan dana atau tempat, setidaknya perhatikan agar Botia tidak terlalu sempit bergerak, ya.

Ingat! Akuarium yang terlalu sempit akan meningkatkan resiko ikan Botia mengalami stres, atau bahkan mati.

Setelah kamu mendapat akuarium yang tepat, jangan lupa untuk melengkapinya dengan berbagai kelengkapannya. Mulai dari sistem filtrasi, aerator, lampu, substrat, tanaman air, dan sebagainya.

Sebaiknya terdapat pula aksesoris-aksesoris yang memungkinkannya bersembunyi dan bermain di sana. Selain mempercantik akuarium, kelengkapan ini juga tentunya membuat Botia semakin nyaman.

Substrat dengan tekstur yang lembut juga sangat diperlukan.

Ikan Botia tergolong ikan hias yang cukup rakus dalam hal makanan. Mulut mungil mereka yang berada di ujung kepalanya nyaris tidak bisa berhenti mencari makanan pada substrat yang ada.

Jika substrat terlalu kasar, atau bahkan tajam, hal ini berpotensi melukai mulut ikan Botia yang kamu pelihara.

Walaupun sebenarnya ikan Botia ini lebih tepat digolongkan menjadi jenis ikan hias karnivora, ikan Botia ini juga tetap memakan makanan-makanan lainnya.

Saking rakusnya, ikan ini biasa dijadikan pembersih akuarium, khususnya dalam predator tank.

Membedakan Jenis Kelamin

Untuk membedakan antara mana ikan Botia berjenis kelamin jantan dengan ikan Botia berjenis kelamin betina dirasa cukup mudah dan tidak terlalu sulit. Jenis kelamin ikan Botia sudah bisa dipastikan hanya dengan melihat ciri fisik saja.

Ikan Botia dengan jenis kelamin jantan cenderung memiliki sirip ekor yang lebih panjang ketimbang ikan Botia dengan jenis kelamin betina. Selain itu, ikan Botia berjenis kelamin betina biasanya mempunyai bentuk tubuh yang lebih ramping dibanding pejantannya.

Pemijahan Ikan Botia dalam Akuarium

Memijahkan ikan Botia dirasa cukup sulit untuk dilakukan, terlebih lagi bagi seorang pemula. Namun biarpun begitu, ikan Botia tetap saja bisa dipijahkan dalam akuarium. Hal tersebut didukung dengan adanya bukti keberhasilan dari para penggemar ikan hias jenis ini.

Faktor tersulit yang paling sering menjadi kendala ketika memijahkan ikan hias jenis ini adalah ketika menentukan usia yang tepat. Karena banyak yang beranggapan bahwa Botia tergolong ikan hias kecil, maka sering kali ikan ini dipijahkan sebelum dewasa.

Biasanya, ikan Botia akan mulai matang dan siap untuk dipijahkan ketika memiliki ukuran tubuh sepanjang 15 hingga 20 cm. Betina yang telah berukuran tersebut sering kali sudah memiliki sel telur yang siap untuk menghasilkan keturunan baru.

Leave a Reply