Wahai Para Istri, Kabur atau Update Status Bukanlah Solusi Kala Bertengkar dengan Suami

Memang miris kejadian-kejadian yang terjadi di zaman fitnah ini. Tak jarang lagi, tatkala seorang istri memiliki masalah dengan sang suami, ia memilih angkat kaki dan pergi. Atau yang lebih parah lagi, update status menjadi solusi.

Duhai para istri, ketahuilah, dalam setiap hubungan suci pasti akan tetap ada suatu masalah walau sebesar biji. Namun engkau harus camkan satu hal dalam hati, sebesar apapun masalah yang kau alami, jangan pernah lari!

Allah SWT pernah mengatakan dalam firman-Nya :

Bertaqwalah kepada Alloh rabbmu. Janganlah engkau keluarkan mereka dari rumah-rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) keluar kecuali kalau mereka melakukan perbuatan keji yang jelas. Itulah hukum-hukum Alloh dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Alloh, sesungguhnya dia telah berbuat dzalim kepada dirinya sendiri. Engkau tidak mengetahui mungkin saja Alloh menjadikan sesudah itu kebaikan.”  [QS. Ath-Thalaq : 1]

Cukup sudah ayat tadi menjadi suatu pembenteng diri. Jelas suatu keharaman apabila engkau memilih lari tanpa seizin suami. Pun hal seperti tadi hanya akan memperbesar masalah serta pertikaian yang terjadi.

Jika engkau masih menjunjung tinggi gelar “muslimah” dalam hatimu, maka janganlah mengikuti kebencianmu. Biarlah masalah itu berlalu. Cukup bagimu untuk sabar dan menunggu. Hati suamimu pasti akan tersentuh dengan kemuliaan akhlaqmu.

Jika engkau masih mengakui iman yang ada dalam jiwa, maka janganlah engkau mengikuti apa yang dilakukan para wanita durhaka. Janganlah sekali-kali berkata “Kembalikan aku ke rumah orang tua!”, karena ini jelas dilarang oleh-Nya.

Sekali lagi duhai para istri, tetaplah tinggal di rumah bersama dengannya. Tak perlu menebar aib ini kepada tetangga, atau bahkan berkeluh kesah di dunia maya, karena sungguh hal seperti itu sangat tercela.

Jika masalah antara kau dan pasanganmu diketahui dunia, niscaya hancurlah apa yang selama ini engkau bangun bersama. Aib keluarga akan menjadi pembicaraan para tetangga. Apakah dirimu tak malu akan hal ini?

Masih ada duhai ukhti, cara menyelesaikan masalah dengan syar’i. Tunggulah amarah itu mereda, kemudian bincangkan bersama solusi terbaik bagi kalian berdua. Jangan lupa pula untuk mengakhirinya dengan perminta maaf yang setulus-tulusnya.

Teruslah berjuang menghadapi masalah yang ada. Berdoalah kepada-Nya, agar engkau sekeluarga senantiasa diberikan perlindungan yang nyata. Semoga kalian semua berada dalam rahmat Allah yang Maha Esa.

Leave a Reply