Manfaat Menikah Muda Sangatlah Banyak, Tunggu Apa Lagi?

Pernikahan tentu merupakan satu hal yang amat didambakan oleh setiap orang. Dengan menikah, pihak laki-laki akan segera mendapati seseorang yang akan menenangkan hati dan pikirannya. Begitu pun dengan pihak perempuan, ia akan segera menjumpai seseorang yang akan menuntun serta menjaga kehidupannya.

Namun entah mengapa, menikah di usia muda justru malah menimbulkan banyak kontroversi. Seolah-olah dengan menikah muda, ia telah mengambil langkah yang salah dalam kehidupannya. Padahal itu semua tidak lah benar, karena pada dasarnya menikah muda lebih banyak mengundang dampak positif bagi kedua belah pihak.

Sebuah penelitian dari universitas pennsylvania Amerika Serikat mengungkapkan keluarga yang dibentuk dalam usia muda antara 18-25 tahun memberi efek terhadap kesehatan psikologis lebih baik dibandingkan pasangan yang menikah setelah melewati umur tersebut. Informasi ini disimpulkan berdasarkan survey yang melibatkan setidaknya 8 ribu keluarga.

Dari pengamatan peneliti menemukan bahwa menikah diusia muda akan meningkatkan hubungan orang tua dengan anaknya. Anak-anak yang dilahirkan oleh pasangan muda lebih cenderung memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi.

Sebagai tambahan juga para ahli menduga anak dari keluarga yang lebih muda memiliki norma dan sikap yang lebih baik, mereka juga lebih terlindungi dari resiko terkena depresi. Keuntungan bagi pasangan yang menikah muda, kehidupan keluarga menjadi lebih mandiri dan masing-masing pasangan menjadi lebih bertanggung jawab.

Ia bisa bekerja sekaligus belajar membantu terbentuknya sikap mandiri. Lebih jauh lagi peneliti menemukan pasangan yang menikah di awal akan memiliki bentuk tubuh yang lebih baik dan penguasaan emosi dan stres yang lebih stabil.

Membantu untuk Menjaga Kesucian Diri

Menikah adalah alternatif untuk membantu menjaga kesucian diri. Allah telah memberikan solusi yang indah dan mulia untuk memenuhi tuntutan kebutuhan biologis seseorang dan mengatur emosi biologis seseorang agar jauh dari maksiat kepada Allah SWT yaitu dengan menikah. Rasullulah SAW bersabda: “wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka segera lah menikah, karena itu jauh lebih menundukan pandangan kalian dan lebih memelihara kemaluan kalian (pula). Dan barangsiapa yang belum sanggup, maka berpuasa lah, karena (puasa) mampu menahannya (nafsu).” (HR. Bukhari)

Meningkatkan Takwa Kepada Allah SWT

Menikah juga akan meningkatkan nilai takwa kita kepada Allah SWT. Akan sangat banyak keutamaan dan anugerah yang diperoleh dari pernikahan. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barang siapa yang menikah, maka sesungguhnya dia sudah menyempurnakan setengah dari agamanya. Hendaknya ia bertakwa kepada Allah untuk menyempurnakan yang setengahnya lagi.” (HR. Thabrani dan Hakim)

Mendapat Ketentraman

Salah satu tujuan dalam berumah tangga adalah agar timbul kebahagiaan, kesejukan dan ketentraman. Dengan adanya seorang pasangan, kehidupan yang dijalaninya tentu akan terasa jauh lebih bermakna, karena setiap jerih payah yang kita usahakan adalah untuk kebahagiaan pasangan dan keluarga. Selain itu Allah juga menjanjikan pahala yang sangat besar. Maka menikah diawal akan membahagiakan.

Allah SWT telah menerangkan tentang kebahagiaan yang akan diperoleh melalui pernikahan dalam kalam-Nya : “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untuk dirimu dari jenismu sendiri, supaya kamu lebih merasakan ketentraman kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya, dalam hal tadi benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah SWT) bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Rum: 21)

Membuka Pintu Rezeki

“Dan nikahkan lah orang yang masih membujang di antara kalian, dan juga orang-orang yang telah layak (untuk menikah) dari hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kesanggupan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah maha luas (pemberian-Nya), maha mengetahui.” (QS. An-Nur: 32)

Rasulullah juga pernah bersabda: “carilah rezki dengan menikah.” Maka menikah adalah salah satu jalan untuk mendapat rezeki.

Melahirkan Keturunan

Dengan kita bersegera menikah, maka akan lebih besar kemungkinan untuk memiliki keturunan, sehingga umat islam pun akan bertambah menjadi lebih banyak. Oleh karena itu, setiap manusia dituntut untuk bekerja sama dalam membangun rumah tangga yang islami. Nabi SAW bersabda: “Menikahlah kalian, karena aku sangat bangga dengan banyaknya pengikutku di yaumil-qiyamah.”

Setiap Orang Tentu Membutuhkan Hubungan Biologis

Setiap manusia membutuhkan hubunan biologis. Sekitar 50 sampai 70 persennya tujuan menikah ialah untuk melakukan hubungan biologis. Allah sudah membebankan, munafik jika ada manusia tidak butuh melihat lawan jenis. Kita butuh melihat, butuh berkomunikasi, butuh menyentuh, butuh curhat, butuh cium, butuh berhubungan jima’ (berhubungan biologis). Itu fitrah manusia, jika ada manusia yang tidak butuh itu maka, dia abnormal.

 

Leave a Reply