3 Jenis dan Harga Kelinci Tercantik Sejagat

Mamalia bertubuh mungil dan menggemaskan, daun telinganya yang panjang, tubuhnya yang diselimuti oleh bulu halus, serta identik dengan kegiatan lompat-melompat, itu lahh kelinci.

Saat ini, keberadaan kelinci di dunia ini dijadikan sebagai mamalia pedaging untuk dikonsumsi dan mamalia peliharaan. Kelinci yang dijadikan sebagai mamalia untuk dikonsumsi adalah jenis kelinci yang bertubuh cukup besar, sedangkan kelinci yang dijadikan peliharaan adalah jenis kelinci yang dengan tubuh lebih kecil namun memiliki corak yang menarik.

Baik kelinci konsumsi dan kelinci peliharaan, keduanya memiliki varietas yang sangat bervariasi. Berikut ini adalah beberapa contoh jenis sekaligus harga kelinci yang beredar di pasaran Indonesia.

Kelinci Anggora

Kelinci Anggora ini berasal berasal dari Ankara, Turki. Dalam sejarahnya, seorang pelaut asal Inggris menemukan jenis kelinci ini, kemudian ia membawanya kembali ke Inggis. Di tahun 1723, kelinci mulai masuk ke negara Prancis. Sejak saat itu, kelinci ini mulai mendobrak pasar Eropa, dan akhirnya memikat hati pecinta kelinci dari seluruh dunia.

Selain sebagai hewan peliharaa, kelinci anggora juga memiliki manfaat-manfaat lain, khususnya di bagain bulunya. Di benua Eropa, bulu kelinci anggora digunakan sebagai bahan membuat kain wool. Berbeda dengan di negara kita ini yang sering kali menjadikan kelinci jenis ini sebagai hewan peliharaan saja.

Dari jenis kelinci ini dibagi lagi menjadi beberapa varietas yang jumlahnya cukup banyak. Varietas tersebut antara lain adalah German anggora, Satin anggora, French anggora, Chinese anggora, dan masih banyak lagi.

Kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan lembut di sepanjang tubuhnya, dan warna bulunya pun sangat bervariasi. Dimulai dari warna putih, abu-abu, hitam, dan lain sebagainya. Untuk harga, kelinci Anggora dengan umur 1-3 bulan dihargai sekitar 50 ribu hingga 250 ribu rupiah. Sedangkan, untuk yang berumur 3 bulan ke atas harganya berkisar di angka 250 ribu hingga 3 juta rupiah.

Kelinci Lop

Kelinci lop ini identik dengan telinganya yang unik. Jika telinga kelinci kebanyakan memiliki bentuk telinga yang tegak, telinga kelinci lop menggantung lemas hingga bagian pipinya. Telinga kelinci jenis ini baru akan terlihat menggantung ketika berumur sekitar 2 sampai 4 bulan.

Kelinci lop juga  memiliki banyak varietas. Varietas kelinci tersebut antara lain english lop, dwarf lop, anggora lop, holland lop, french lop, dan masih banyak lagi. Namun, varietas yang paling diminati oleh penggemarnya adalah jenis kelinci english lop.

Kelinci Lop yang berumur 1 sampai 3 bulan dihargai sekitar 50 ribu hingga 300 ribu rupiah. Sedangkan, diatas 3 bulan harganya bisa mencapai angka 4 juta rupiah per ekornya.

Kelinci Flemish Giant

Kelinci Flemish Giant ini memiliki tubuh yang sangat besar. Kelinci yang dikenal juga sebagai kelinci raksasa ini bisa memiliki bobot hingga 13kg. Bahkan, ada yang beratnya mencapai 22,23 kg hingga masuk dalam Guinness World Records.

Kelinci Flemish Giant ini juga biasa memiliki panjang tubuh hingga 51cm. Dengan bertulang tebal, telinga panjang dan tegak, kepala besar, dan memiliki kaki yang kuat pula. Warna tubuh kelinci Flemish Giant ini memiliki warna bulu hitam, biru, abu-abu, putih, dan sebagainya.

Untuk harganya, kelinci Flemish Giant yang berumur 1 sampai 3 bulan di hargai sekitar 50 ribu sampai 250 ribu rupiah. Sedangkan, untuk yang berumur di atas 3 bulan harganya bisa mencapai 3 juta rupiah.

 

Leave a Reply