Mengenal 5 Jenis Hiu Terbesar di Kedalaman Samudera

Hiu Terbesar – Berbicara soal pemangsa terganas sekaligus terbesar di lautan, tentu ikan Hiu yang akan menjadi jawabannya. Hal tersebut dikarenakan ikan Hiu sering kali dikenal memiliki tubuh yang besar, gigi yang tajam, serta berkarakter ganas.

Ikan hiu merupakan jenis ikan yang terdiri dari kerangka tubuh tulang rawan. Kebanyakan dari spesies hiu bernafas menggunakan 5 buah lubang insang, namun beberapa spesies bernafas menggunakan 6 atau bahkan 7 lubang insang.

Jenis-jenis Ikan Hiu Terbesar di Dunia

Spesies ikan hiu sangatlah banyak, walaupun di antaranya sudah banyak pula yang mengalami kepunahan. Mayoritas spesies ikan hiu memiliki tubuh yang besar dan ganas. Namun hal tersebut tidaklah mutlak karena banyak pula ikan hiu yang berukuran kecil ataupun berkarakter tenang.

Penasaran apa saja jenis hiu paling besar yang berada di luasnya kedalaman samudera? Berikut ini beberapa jenis ikan hiu terbesar di dunia.

#1. Jenis Hiu Megalodon

Jenis Hiu Megalodon Merupakan Hiu Terbesar Sepanjang Sejarah

Sumber : Www.Taringa.Net

Sebenarnya, ikan hiu Megalodon ini sudah mengalami kepunahan. Dengan kata lain, ikan hiu jenis ini sudah tak dapat lagi kita jumpai. Hiu Megalodon hidup pada zaman miosin tengah hingga pliosin akhir. Zaman tersebut kira-kira berada pada 20 hingga 1,2 juta tahun yang lalu.

Arti dari Megalodon sendiri ialah “Gigi yang besar”. Megalodon merupakan kerabat dekat dengan hiu putih yang hidup pada saat ini. Tubuhnya diperkirakan dapat mencapai panjang hingga lebih dari 20 meter yang berarti lebih besar dari seekor paus bungkuk. Sedangkan beratnya dapat mencapai 100 ton.

Menurut penelitian, Ikan Hiu Megalodon merupakan jenis hiu yang banyak menghabiskan waktu di laut bagian dalam. Ia jarang menampakan diri ke permukaan, kecuali untuk mencari mangsa.

Megalodon dapat dijuluki sebagai raja lautan di zamannya. Ia hidup dengan memangsa mamalia dan hewan-hewan di lautan, seperti paus sperma, paus bungkuk, paus balin, chetorium, hingga dugong.

Menurut rumor yang beredar, Megalodon dikabarkan masih hidup hingga kini. Namun, belum ada cukup bukti yang meyakinkan untuk memastikan keberadaannya saat ini. Jika pun benar ia masih hidup, kemungkinan besar jumlahnya akan sangat sedikit.

#2. Jenis Hiu Paus (Whale Shark)

Hiu Paus Adalah Jenis Hiu Terbesar yang Masih Hidup Hingga Kini

Sumber : Www.Fundosanimais.Com

Hiu Paus merupakan jenis ikan hiu terbesar yang masih hidup saat ini. Ia juga dikenal sebagai jenis ikan terbesar di dunia di zaman ini. Hiu Paus masih tergolong ke dalam kelompok ikan-ikanan (Pisces) dan bukan mamalia laut seperti paus.

Ikan Hiu Paus sebenarnya mempunyai banyak nama. Selain dikenal dengan nama ikan Hiu Paus, ia juga dikenal dengan nama Hiu Tutul dan Geger Lintang. Sedangkan nama latinnya ialah Rhincodon typus.

Walaupun ia merupakan hiu terbesar, namun ikan ini termasuk jenis ikan hiu yang tenang dan aman untuk didekati manusia. Itu dikarenakan ikan Hiu Paus hanya mengkonsumsi plankton sebagai asupan nutrisi sehari-harinya.

Hiu Paus akan menggunakan cara yang sama dengan kebanyakan jenis Paus untuk mengkonsumsi makanannya. Ia akan menyedot air yang bercampur dengan plankton, kemudian menyaringnya di dalam mulut besarnya.

Hiu paus tersebar di lautan tropis yang memiliki iklam hangat. Mereka dapat hidup hingga mencapai usia sekitar 70 tahun. Selain itu, ikan Hiu jenis ini juga dipercaya sudah menghuni lautan sejak 60 juta tahun yang lalu.

Hiu paus kebanyakan memiliki panjang tubuh sekitar 12 meter dengan berat 9 ton, namun dari beberapa sumber dikatakan ikan ini mampu mencapai panjang 18 meter dengan berat 45 ton.

Selain tubuhnya yang besar, Hiu Paus juga mempunyai mulut yang lebar dan 5 buah insang yang besar pula. Sedangkan gigi dan matanya berukuran kecil. Bentuk kepalanya melebar ke samping dan bagian atasnya tampak datar.

Ia mempunyai kulit yang sangat tebal. Ketebalannya dapat mencapai 10 cm. Kulit tersebut gelap berwarna hitam atau keabu-abuan. Motif bintik-bintik berwarna putih menjadi penghias di tubuh mereka sehingga mereka tampak seperti taburan bintang.

#3. Jenis Hiu Penjemur (Basking Shark)

Hiu Basking Merupakan Jenis Hiu Terbesar Setelah Hiu Paus

Sumber : Nationalgeographic.Com

Jenis ikan Hiu terbesar di dunia selanjutnya adalah Hiu Basking. Ikan Hiu Basking ini dikenal juga dengan nama Hiu Penjemur karena ia banyak menghabiskan waktunya di permukaan laut. Sedangkan nama latinnya sendiri ialah Cetorhinus maximus.

Hiu Basking juga merupakan filter feeder, maksudnya mereka akan menyaring makanannya yang berupa plankton dengan cara membuka mulutnya lebar-lebar serta meregangkan insangnya.

Sebagai seekor hewan filter feeder, ikan Hiu Basking tentu mempunyai ukuran mulut yang sangat lebar. Bahkan ketika ia membuka mulutnya, ia akan terlihat memiliki ukuran mulut yang lebih besar dari tubuhnya.

Panjang tubuhnya dapat mencapai 40,3 ft atau setara dengan 12,27 meter, sedangkan beratnya dikatakan mampu mencapai 19 ton. Karena hanya memakan plankton, hiu basking juga merupakan jenis hiu yang tidak berbahaya.

Ikan Hiu Basking memiliki karakter yang tenang. Ia tidak agresif ketika berjumpa dengan hewan lainnya, atau bahkan manusia sekalipun. Pergerakannya terbilang sangat lamban untuk hewan dari bangsa Hiu.

Namun sayangnya, keberadaan ikan Hiu Basking sudah sangat langka. Bahkan mereka dikategorikan sebagai hewan yang terancam punah. Perlu dilakukan langkah penanganan yang tepat demi menjaga populasi hewan ini.

#4. Jenis Hiu Putih (Great White Shark)

Hiu Putih Merupakan Jenis Hiu Terbesar yang Paling Ditakuti di Lautan Saat Ini

Sumber : Wikipedia

Hiu putih merupakan jenis ikan hiu yang paling banyak dikenali. Selain karena termasuk salah satu jenis hiu terbesar di dunia, hiu putih juga merupakan salah satu predator terbesar sekaligus terganas yang ada di lautan.

Ikan Hiu Putih mempunyai nama latin Carcharodon carcharias. Di Negara Barat, ikan Hiu jenis ini dikenal dengan banyak nama, di antaranya Great White Shark, White Shark, White Pointer, dan White Death.

Hiu putih dapat tumbuh hingga panjangnya mencapai hampir 9 meter. Sedangan bobot tubuhnya mampu mencapai 2 ton yang setara dengan 5.000 lb. Kebanyakan ikan hiu jenis ini dapat hidup hingga usianya mencapai 30 tahunan.

Usia Ikan Hiu Putih tergolong lama. Mereka dapat hidup hingga usia sekitar 30 tahunan. Biasanya, ikan Hiu Putih akan mencapai titik kedewasaan pada usia 15 tahun dan siap untuk mulai menghasilkan keturunan.

Ikan Hiu Putih dikenal sebagai salah satu predator paling ditakuti di lautan. Sebagai predator utama, tentu mereka mempunyai karakter yang agresif dan ganas. Ikan Hiu jenis ini benar-benar sangat mematikan.

Berbagai hewan laut menjadi santapan hewan buas ini, tanpa peduli mangsanya berukuran kecil atau besar. Mamalia laut seperti anjing laut dan lumba-lumba merupakan santapan favoritnya. Namun ia juga sering memangsa ikan-ikanan, burung laut, dan sebagainya.

Memang hewan ini sering kali menyerang manusia. Tidak sedikit pula jumlah manusia yang meninggal akibat serangan ikan Hiu Putih. Akan tetapi, mereka menyerang manusia bukan untuk memangsanya. Manusia bukanlah mansa yang disukai oleh predator ini.

#5. Jenis Hiu Macan (Tiger Shark)

Hiu Macan Merupakan Jenis Hiu Terbesar Setelah Hiu Putih

Sumber : Www.Epicdiving.Com

Yang menempati posisi kelima sebagai Hiu Terbesar adalah jenis Hiu Macan. Ikan Hiu Macan merupakan satu-satunya jenis ikan Hiu yang berasal dari genus Galeocerdo. Mereka banyak tersebar di perairan yang beriklim tropis karena memiliki suhu yang hangat.

Sama seperti Hiu Putih, Hiu Macan juga memiliki beberapa nama panggilan, di antaranya Hiu Macan, Hiu Harimau, dan Tiger Shark. Sedangkan nama latinnya ialah Galeocerdo cuvier

Salah satu alasan mengapa ikan Hiu jenis ini disebut dengan nama Hiu Macan ialah karena tubuhnya. Ia mempunyai corak atau motif pada kulitnya yang menyerupai loreng seperti Macan.

Hiu Macan dewasa rata-rata memiliki panjang sekitar 4 meter. Namun ia dapat tumbuh lebih panjang lagi hingga tubuhnya dapat mencapai 7,3 meter dengan berat tubuh sekitar 385 kg sampai 635 kg.

Hiu Macan juga mempunyai karakter yang ganas dan agresif. Hiu Macan termasuk salah satu predator yang paling berbahaya di lautan. Bahkan ikan Hiu jenis ini disebut-sebut sebagai ikan Hiu yang paling sering menyerang manusia setelah ikan Hiu putih.

Ikan Hiu Macan merupakan jenis ikan Hiu yang sangat rakus. Mereka mengkonsumsi berbagai hewan lain seperti ikan-ikanan, hiu kecil, singa laut, burung laut, cumi-cumi, bahkan penyu.

Saking rakusnya, tidak jarang ikan Hiu Macan ditemukan telah mengkonsumsi benda-benda mati seperti ban mobil, plat mobil, dan benda-benda buatan manusia lainnya. Yang pasti, benda-benda tersebut akan mengancam keselamatannya.

#6. Jenis Hiu Tidur Pasifik (Pacific Sleeper Shark)

Hiu Tidur Pasifik Merupakan Jenis Hiu Terbesar yang Tinggal di Laut Dalam

Sumber : Moškisvet.Com

Rekor Hiu Terbesar selanjutnya dipegang oleh jenis Hiu Tidur Pasifik. Ikan Hiu jenis ini mampu tumbuh hingga 23 kaki (setara dengan 7 meter) dengan berat hingga 800 lbs (setara dengan 362 kg). Namun di sumber lain dikatakan bahwa panjang hewan ini mampu mencapai 25 meter.

Dalam klasifikasinya, ikan Hiu jenis ini mempunyai nama latin Somniosus pacificus. Ikan Hiu jenis ini dikenal dengan nama Pacific Sleeper Shark yang memiliki arti serupa dengan namanya dalam bahasa Indonesia.

Hiu Tidur Pasifik termasuk salah satu jenis hiu yang hidup di perairan bersuhu rendah (daerah sekitar kutub). Mereka juga mampu menyelam hingga kedalaman 1.981 meter di bawah permukaan laut. Sangat jarang jenis Hiu yang dapat hidup di tempat seperti itu.

Selain dikenal sebagai predator yang disegani di laut dalam, Hiu Tidur Pasifik juga dikenal sebagai pemakan bangkai. Mulut yang besar dengan gigi yang tajam mempermudah mereka dalam mencabik-cabik santapannya.

Dalam kesehariannya, Hiu Tidur Pasifik cenderung bergerak lambat. Mereka tidak banyak membuang tenaga dan lebih memilih untuk bersantai. Namun ketika waktu makan tiba, ia akan menjadi lincah berkat bentuk tubuhnya yang hidrodinamis.

Karena tempat tinggalnya yang jauh dari permukaan, Hiu Tidur Pasifik banyak memakan hewan-hewan yang juga hidup di laut dalam. Misalnya seperti Gurita Pasifik Utara, Cumi-cumi Raksasa, ikan-ikanan, dan lain sebagainya.

Soal reproduksi, para ilmuwan dapat memastikan secara pasti. Namun mereka meyakini bahwa hewan ini berkembang biak secara ovovivipar dimana telur akan dierami dan menetas di dalam perutnya sendiri, kemudian barulah anaknya dilahirkan seperti seolah-olah hamil.

#7. Jenis Hiu Abu-abu (Greenland Shark)

Hiu Greendland Merupakan Jenis Hiu Terbesar yang Paling Panjang Umur

Sumber : Boredomtherapy.Com

Hiu Greenland merupakan kerabat dekat dengan jenis Hiu Tidur Pasifik. Keduanya sama-sama berasal dari keluarga Somniosidae. Hiu ini bernama latin Somniosus microcephalus dan sering pula disebut sebagai Hiu Abu-abu, Sleeper Shark, Ground Shark, Gurry Shark, atau Inuit Eqalussuaq.

Sama seperti kerabat dekatnya, Hiu Greenland juga termasuk jenis ikan Hiu yang hidup di perairan bersuhu dingin. Ia tersebar di perairan Arktik, di sekitar Kutub Utara, dan di Samudera Atlantik. Lebih tepatnya lagi, mereka hidup di kedalaman 2 km di bawah permukaan laut.

Rata-rata, panjang tubuh Hiu Greenland dewasa berukuran 21 kaki atau sekitar 6,4 meter. Walaupun begitu, pernah tertangkap kamera pula Hiu Greenland dewasa yang mempunyai panjang tubuh hingga 24 kaki.

Ikan Hiu jenis ini disebut-sebut sebagai hewan vertebrata paling panjang umur di dunia. Para peneliti mengungkapkan bahwa hewan ini mampu bertahan hidup selama 272 tahun hingga 500 tahun.

Lebih dari itu, ikan Hiu Greenland baru mencapai titik kedewasaan ketika ia sudah mencapai panjang sekitar 4 meter. Mereka baru mulai menghasilkan keturunan ketika sudah berusia sekitar 156 tahun.

Para ilmuwan sediri cukup kesulitan dalam melakukan penelitian ini. Habitatnya yang sulit dijangkau berdampak pada keterbatasan informasi. Selain itu, pengukuran usia tidak bisa dilakukan dengan cara uji tulang karena seluruh tubuh Hiu Greenland hanya terdiri dari tulang rawan.

Walaupun usianya terbilang sangat lama, namun ikan Hiu Greenland memiliki pertumbuhan fisik yang sangat lambat. Setiap tahunnya, mereka hanya bertambah panjang sebanyak satu sentimeter saja.

Keunikan-keunikan yang dimilikinya tadi mungkin disebabkan akibat faktor lingkungan dimana mereka tinggal. Suhu air yang sangat rendah mengakibatkan suhu tubuhnya rendah pula, sehingga berpengaruh pada melambatnya metabolisme dan meminimalisir kerusakan jaringan hewan di tubuhnya.

#8. Jenis Hiu Martil (Great Hammerhead Shark)

Hiu Great Hammerhead Merupakan Jenis Hiu Terbesar dengan Bentuk Kepala yang Aneh

Sumber : Www.Alastairpollock.Com

Hiu Martil merupakan jenis ikan Hiu yang berasal dari keluarga Sphyrnidae. Ada beberapa jenis Ikan Hiu yang tergolong ke dalam spesies ini, namun yang memiliki ukuran terbesar dikenali dengan nama Great Hammerhead Shark.

Ikan Hiu Great Hammerhead memiliki nama latin Sphyma mokarran. Panjang tubuhnya diketahui dapat tumbuh hingga mencapai 20 kaki atau sekitar 6 meter. Mereka tersebar hampir ke seluruh lautan, terutama di perairan khatulistiwa yang berair hangat.

Hiu Martil memang dikenal memiliki ciri khas tersendiri yang terbilang unik. Bentuk kepalanya yang menyerupai palu berbentuk pipih, menjadikan ikan Hiu jenis ini tergolong sebagai salah satu jenis ikan Hiu dengan wujud yang tak lazim.

Namun, ternyata bentuk kepala yang menyerupai martil tersebut memiliki fungsi tersendiri. Berkat bentuk kepalanya tersebut, Hiu Martil dapat berbelok atau berbalik arah dengan sangat baik.

Selain itu, bentuk kepalanya yang seperti itu juga dapat bekerja layaknya antena pada serangga. Kepalanya tersebut dapat menjadi sensor dalam mencari mangsa. Penciumannya pun menjadi 10 kali lebih luas ketimbang ikan Hiu lainnya.

Bagian mata serta lubang hidungnya terletak tepat diujung kepalanya yang berbentuk seperti palu tersebut. Kulit mereka diselimuti oleh warna abu-abu muda yang agak kehitaman.

Ikan Hiu Martil juga dikenal sebagai predator laut yang ganas. Karakter mereka agresif, terutama ketika berjumpa dengan mangsanya. Mereka memakan hewan-hewan laut seperti ikan-ikanan, ikan pari, cumi-cumi, bahkan udang-udangan.

Akan tetapi, Hiu Martil tidak seperti Hiu Putih. Manusia justru dianggap sebagai bahaya oleh mereka. Karena itu, jika bertemu manusia, Hiu Martil cenderung lebih memilih untuk menghindar ketimbang menyerang.

Hiu Martil juga tergolong ke dalam jenis Ikan hiu yang sering ditangkap oleh nelayan. Selama ini, rekor Hiu Martil terberat yang pernah ditangkap mencapai 580,59 kg atau setara dengan 1280 lbs.

#9. Jenis Hiu Rubah Laut (Thresher Shark)

Di posisi ke sembilan, rekor jenis Hiu terbesar di dunia dipegang oleh ikan Hiu jenis Rubah laut atau yang juga dikenal dengan nama Thresher Shark. Ikan Hiu jenis ini memiliki nama latin Alopias vulpinus.

Seperti kebanyakan jenis Ikan Hiu lainnya, Hiu Rubah Laut juga termasuk jenis Ikan Hiu yang mendiami lautan tropis dari seluruh belahan dunia. Mereka hidup di perairan yang cenderung bersuhu sedang.

Leave a Reply