Bunga Matahari yang Kaya Akan Manfaat

Siapa sih yang tak kenal dengan bunga yang satu ini? Yup, Bunga Matahari namanya. Bunga Matahari memang sudah menjadi salah satu jenis bunga paling terkenal. Baik dikenal sebagai tanaman hias yang cantik, maupun sebagai tanaman yang kaya akan manfaat.

Bunga Matahari termasuk salah satu jenis bunga yang berasal dari famili Astereceae dan genus Helianthus. Bentuk kelopaknya tergolong besar untuk ukuran bunga karena dapat mencapai diameter hingga sebesar 30 cm. Kelopaknya yang besar tersebut berwarna kuning cerah, polos, namun cantik.

Kelopaknya tak hanya besar, namun juga terdiri dari banyak sekali bunga tabung. Jumlah bunga tabung dalam satu tangkai bunga matahari dapat mencapai hingga 2.000 buah. Sedangkan bunga yang berada di sisi-sisinya dinamakan bunga lidah.

Tak hanya ukuran kelopak bunganya saja yang sangat besar, tumbuhan bunga Matahari juga dapat tumbuh menjulang ke atas hingga mencapai ketinggian 3 sampai 5 meter. Hal tersebut tentu dapat dikatakan sangat tinggi mengingat ukuran tumbuhan hias berbunga kebanyakan yang tidak begitu tinggi.

Bunga Matahari ini juga merupakan jenis tanaman yang unik. Kelopak bunganya akan terus menghadap ke arah matahari sembari mengikuti pergerakannya. Hal ini disebut dengan Heliotropisme. Hal itu pun yang menyebabkan bunga ini dinamakan sebagai bunga Matahari sekaligus pembuktian bahwa tumbuhan merupakan makhluk hidup yang dapat bergerak.

Manfaat Bunga Matahari

Manfaat Biji Bunga Matahari

pixabay

Tak hanya cocok untuk dijadikan sebagai tumbuhan hias, bunga Matahari juga ternyata mengandung banyak sekali manfaat yang baik bagi manusia. Manfaat tersebut kebanyakan dapat diperoleh dari bijinya yang kita kenal dengan istilah kuaci.

Alasan mengapa biji bunga Matahari sangat berkhasiat tak lain karena kandungan gizi yang dimilikinya sangat berlimpah. Dalam 100 gram biji bunga matahari terkandung kurang lebih 20 gram karbohidrat, 8,6 gram serat, 20,78 gram protein, kalori 584 Kcal, dan 51,46 gram lemak.

Tak hanya itu, berbagai macam vitamin pun dapat diperoleh dari 100 gram biji bunga matahari tersebut, antara lain seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, Thiamin, Riboflavin, Niacin, Pantothenic acid, Folates, dan Pyridoxine.

Kandungan Mineral juga bisa didapatkan dari biji bunga Matahari tadi. Masih dalam 100 gram biji bunga Matahari, di dalamnya terkandung 78 mg kalsium, 5,28 mg zat besi, 660 mg Phosporus, 5 mg Zinc, 325 mg Magnesium, dan masih banyak lagi.

Kandungan-kandungan tersebut lah yang pada akhirnya mampu menghasilkan berbagai macam manfaat bagi manusia. Apa saja manfaat dari biji bunga matahari ini? Berikut pembahasan lengkapnya :

#1. Biji Bunga Matahari Baik untuk Menurunkan Kolestrol

Di dalam biji bunga matahari, terdapat sekiranya 270-289 mg/100 gram Pitosterol. Kandungan pitosterol tersebut sangat berguna untuk menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh manusia. Selain itu, bunga matahari pun tidak sedikit pun mengandung kadar kolestrol.

#2. Mengantisipasi Berbagai Penyakit dengan Biji Bunga Matahari

Seperti yang sudah disinggung di atas, dalam 100 gram biji bunga matahari terkandung setidaknya 325 mg Magnesium. Dalam sebuah penelitian, Magnesium dipercaya sangat berguna untuk mencegah terjadinya berbagai macam penyakit.

Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan kandungan Magnesium dalam biji bunga matahari antara lain ialah penyakit stroke, penyakit jantung, sakit kepala migrain, tekanan darah tinggi, penyakit asma, dan berbagai penyakit mematikan lainnya.

#3. Biji Bunga Matahari Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Biji bunga Matahari juga memiliki kandungan Selenium, yakni salah satu jenis mineral yang sangat baik dalam perawatan kesehatan tulang. Selenium juga sudah dibuktikan dapat memperbaiki sel DNA yang telah rusak, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan membunuh sel-sel abnormal dalam tubuh.

Lebih dari itu, biji bunga matahari juga memiliki kandungan magnesium yang baik. Kandungan tersebut sangat diperlukan dalam merawat kesehatan tulang dan untuk memproduksi energi.

#4. Biji Bunga Matahari Memiliki Efek Anti-inflamasi

Biji bunga matahari telah terbukti memiliki kandungan vitamin E yang sangat melimpah, yakni anti oksidan yang mudah terlarut oleh lemak tubuh. Vitamin E tersebut akan berperan dalam menetralkan radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel otak, membran sel, kolesterol, dan struktur lemak lainnya.

Vitamin E yang terkandung dalam biji bunga matahari juga mempunyai efek anti-inflamasi yang tinggi. Oleh sebab itu, bunga matahari sangat baik dalam menekan gejala asma, rheumatoid arthritis, dan osteoarthritis.

Lebih dari itu, vitamin E juga diketahui mampu membantu menurunkan resiko kanker usus besar, komplikasi diabetes, serta frekuensi dan tingkat keparahan hot flashes pada wanita yang mengalami menopause.

#5. Biji Bunga Matahari Berguna Dalam Menenangkan Pembuluh Darah, Otot, dan Saraf

Biji bunga matahari juga dikenal kaya akan magnesium yang berperan dalam mengimbangi kalsium dalam tubuh. Dengan begitu, biji bunga matahari ini sangat baik dalam mengatur fungsi kerja otot, pembuluh darah, maupun saraf sehingga dapat bekerja dengan semestinya.

Magnesium yang terpenuhi akan sangat membantu dalam mengatasi kejang otot (mulai dari kejang otot jantung sampai kejang saluran pernafasan karena gejala asma), kram otot (baik itu akibat nyeri, tegang ataupun kelelahan), menurunkan tekanan darah tinggi, serta mengatasi migrain.

#6. Biji Bunga Matahari Mengoptimalkan Detoksifikasi Dalam Tubuh Serta Membantu Dalam Pencegahan Kanker

Pada biji bunga matahari juga terdapat kandungan selenium yang merupakan mineral penting bagi tubuh. Kaya akan kandungan selenium menjadi salah satu alasan mengapa biji bunga matahari sangat baik untuk dikonsumsi.

Menurut penelitian, kandungan selenium akan menahan proliferasi sel-sel kanker, menginduksi apoptosis mereka, memperbaiki struktur DNA dalam sel-sel yang rusak, serta berguna dalam menghilangkan sel-sel yang tidak normal.

Di samping itu, kandung ini juga terbentuk dari berbagai macam protein, di antaranya ialah glutation peroksidase yang memiliki peranan penting dalam mencegah kanker. Glutation peroksidase juga merupakan salah satu enzim paling kaya akan antioksidan.

#7. Biji Bunga Matahari Membantu Menurunkan Kadar Glukosa Darah

Kandungan lain yang banyak terkandung dalam biji bunga matahari ialah senyawa poli-fenol seperti asam klorogenik, asam kafeat, dan asam quinic. Senyawa tersebut dikenal sebagai anti-oksidan alami yang sangat baik dalam melawan molekul oksidan berbahaya pada tubuh.

Salah satu senyawa poli-fenol yang terkandung dalam biji bunga matahari adalah asam klorogenat. Asam klorogenat diketahui berguna untuk membantu penurunan kadar gula dalam darah dengan cara membatasi pemecahan glikogen pada hati.

#8. Biji Bunga Matahari Mencegah Stroke dan Serangan Jantung

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, biji bunga matahari merupakan camilan yang kaya akan magnesium. Selain baik dalam merawat tulang, magnesium juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya stroke dan serangan jantung.

Jika dikupas lebih dalam lagi, magnesim yang terkandung dalam biji bunga matahari menyimpan berbagai manfaat lainnya. Misalnya dalam mencegah terjadinya migrain, mongabti penyakit asma, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Biji bunga matahari juga mengandung asam linoleat tak jenuh. Asam tersebut berguna dalam meningkatkan HDL (kolestrol baik) serta menurunkan LDL (kolestrol jahat). Makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal seperti ini mampu mencegah terjadinya stroke dan serangan jantung.

#9. Biji Bunga Matahari Mampu Menjaga Kesehatan Kulit

Biji bunga matahari merupakan sumber vitamin E yang tinggi. Kandungan vitamin E tersebut dipercaya sebagai anti-oksidan yang sangat dibutuhkan dalam melindungi kulit dari radikal bebas sehingga integritas membran sel selaput lendir dan kulit lebih terjaga.

#10. Biji Bunga Matahari Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Vitamin E yang terkandung di dalam biji bunga matahari juga mempunyai peranan penting dalam mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Vitamin E akan bekerja sebagai antioksidan utama yang melawan radikal bebas dari oksidasi kolesterol.

Seperti yang kita ketahui, kolesterol merupakan sumber penyebab tersumbatnya pembuluh darah, terjadinya serangan jantung, hingga penyakit stroke. Selain itu, vitamin E juga memiliki kemampuan untuk menurunkan potensi mengembangkan atherosclerosis.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang asupan vitamin E=nya tercukupi, ternyata mempunyai resiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit stroke dan jantung ketimbang mereka yang kekurangan vitamin E.

Fakta Unik Bunga Matahari

Bunga matahari memang merupakan jenis bunga yang sangat unik. Banyak sekali fakta-fakta mengagumkan yang mungkin jarang diketahui di balik keindahan bunga yang satu ini. Penasaran apa saja? Yuk kita kupas selengkapnya.

#1. Bunga Matahari Merupakan Penghasil Minyak

Siapa sangka, ternyata benih dari tanaman bunga matahari dapat dimanfaatkan untuk memproduksi minyak yang sangat tinggi. Sering kali, minyak yang diperoleh dari bunga matahari digunakan untuk cat, memasak, biosel, bahkan makanan hewani.

#2. Bunga Matahari Mempunyai Kelopak yang Sangat Besar

Bagi orang-orang yang belum pernah melihat secara langsung bunga ini, mungkin akan terkejut melihat ukuran sebenarnya. Rata-rata, diameter bunga matahari adalah 30 cm. Namun di Kanada, diameter kelopak bunganya bisa mencapai 32 sampai 35 inci.

#3. Tak Hanya Kelopaknya yang Lebar, Bunga Matahari Juga Merupakan Tanaman Bunga yang Tinggi

Tanaman bunga matahari juga merupakan jenis tanaman berbunga yang mampu untuk tumbuh tinggi. Biasanya, bunga matahari akan tumbuh setinggi 3 hingga 5 meter dari tanah.

Namun Guinness World Records mencatat, bunga matahari tertinggi dunia mencapai 8 meter. Bunga matahari tersebut ditemukan oleh Hans-Peter Schiffer di Kaarst-Voorst, Jerman pada 17 Agustus 2009 silam.

Kemudian pada tahun 2011 lalu, ditemukan bunga matahari raksasa kedua kalinya. Bunga matahari tersebut ditemukan di daerah Kent, Inggris milik nenek Hawa Fielding. Ketinggiannya mencapai 7 meter. Hal itulah yang mendorong nenek Fielding untuk menjulukinya sebagai bunga Eiffel.

#4. Satu Bunga Matahari Terdiri dari Ribuan Bunga-bunga Kecil

Bunga matahari tergolong bunga majemuk. Bagian bunga terbagi menjadi dua, yakni bunga bunga lidah (tepi) yang berada di sisi berwarna kuning dan bunga bunga tabung (kecil) yang akan menghasilkan biji.

Bunga tabung atau bunga kecil tersusun dari jumlah yang amat banyak, bahkan mencapai ribuan. Ada sekitar 2.000 bunga tabung yang tumbuh dalam satu bunga lidah atau bunga tepi.

#5. Tiap Bunga Matahari Mampu Menghasilkan Hingga 2.000 Biji Kuaci

Siapa sih yang tak kenal dengan biji kuaci? Kudapan nikmat, gurih, dan sedikit manis ini merupakan hasil dari biji bunga matahari. Dan yang paling menjengkelkan, kuaci ini lama ketika dikupas namun akan habis dalam hitungan detik saja ketika dinikmati.

Akan tetapi, memperoleh biji kuaci dari tanaman bunga matahari tidak sesulit menikmatinya. Dalam satu tandan bunga saja, biji kuaci yang dihasilkan dapat berjumlah 1.000 hingga 2.000 butir. Jadi, satu tandan bunga matahari saja sudah cukup untuk menikmati ribuan butir kuaci.

Leave a Reply