Anak ADHD Pun Bisa Sembuh dengan Brainking Plus

Jual Brainking Plus, obat untuk terapi ADHD. Sudah terbukti dengan adanya banyak sekali testimoni. Dengan Brainking Plus, banyak penderita ADHD yang jauh mengalami perubahan positif. Bahkan di antaranya tak hanya sebatas lebih tenang, tapi juga menjadi sangat cerdas.

Untuk pemesanan atau informasi selengkapnya silahkan hubungi kontak berikut ini :

ABUBAKAR ASH SHIDDIEQ

XL : 0878 2919 3836

Telkomsel : 085 337 605 100

WA : 085 337 605 100

Pin BBM : D2FB6103

ADHD – Pernahkah Anda melihat anak-anak dengan karakter yang berbeda dari anak-anak kebanyakan? Misalnya seperti begitu aktif dan nyaris tak bisa tenang. Jika pernah, bisa jadi anak tersebut merupakan seorang penderita ADHD.

Memangnya, apa sih pengertian ADHD itu? ADHD berarti Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Maknanya, ADHD adalah sebuah ketidak sempurnaannya perkembangan otak atau saraf seseorang yang berakibat pada karakter anak menjadi kesulitan fokus dan hiperaktif.

Tidak semua anak penderita hiperaktif merupakan penderita ADHD. Namun sebaliknya, anak penderita ADHD sudah pasti merupakan seorang hiperaktif pula. Sehingga tak jarang, banyak pula orang yang menyebut ADHD sebagai hiperaktif.

Penderita ADHD dapat dicirikan oleh aktifitas mereka yang tidak semestinya serta berlebihan. Misalnya seperti kesulitan untuk fokus, sangat aktif, tidak bisa tenang tanpa pergerakan anggota badan, terlihat gelisah, dan lain sebagainya.

Dengan aktifitas mereka yang cenderung tak lazim dan berlebihan, mereka akan sering membuat onar, bahkan terkesan menjengkelkan. Oleh karena itulah, para penderita ADHD cenderung tidak begitu disukai orang-orang di sekitarnya.

Padahal, penderita ADHD tergolong Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang perlu perhatian lebih serta kesabaran dalam membimbing mereka untuk belajar. Tentu saja pola pikir orang-orang yang menjauhi penderita ADHD benar-benar sungguh disayangkan.

Belum lagi angka penderita ADHD di dunia ini terbilang cukup banyak. Dari seratus orang yang berada dari seluruh dunia, terdapat sekiranya 5 orang yang menderita ADHD. Kebanyakan dari mereka berjenis kelamin laki-laki.

Penyebab ADHD

Penyebab ADHD

www.anasitalia.org

Sama halnya seperti penyebab autisme, para ahli juga belum bisa memastikan secara pasti apa yang menyebabkan terjadinya ADHD ini. Namun ada beberapa faktor yang diperkiraan merupakan penyebabkan ADHD. Berikut pemaparannya.

Struktur Otak yang Abnormal

Para penderita ADHD bisa jadi disebabkan oleh fungsi serta sistem kerja otak yang tidak seperti anak-anak pada umumnya (Abnormal). Hal tersebut lah yang kemudian menjadi sumber utama penyebab terjadinya ADHD.

Neurotransmiter merupakan salah satu zat kimia yang terkandung di dalam otak, fungsinya memiliki peran penting dalam proses interaksi sel dalam otak. Sayangnya, Neorotransmiter pada penderita ADHD tidak dapat berfungsi dengan baik.

Hal tersebut lah yang berakibat fatal pada karakter penderita ADHD. Karena itu, penderita ADHD akan terlihat sangat hiperaktif, respon pada lingkungan yang kurang baik, serta daya konsentrasi yang terbilang sangat rendah.

Selain memiliki gangguan pada Neorotransmiter, penderita ADHD juga memiliki volume otak yang cenderung lebih kecil dari anak-anak normal sepantarannya. Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan sang anak.

Faktor Gen

Sama seperti autisme, ADHD juga dapat disebabkan oleh mutasi genetik. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa Gen neorotransmiter dan reseptor dopamin (D2 dan D4) yang mengalami mutasi akan mengakibatkan terjadinya ADHD.

Dalam penelitian lain, ADHD disebut dapat terjadi karena faktor genetik yang diwariskan oleh orang tuanya. Karena memang sering kali seorang penderita ADHD biasanya memiliki silsilah keluarga yang menderita ADHD pula. Terlebih lagi pada anak kembar identik.

Pengaruh Kesehatan dan Karakter Orang Tua

Pola hidup ibu yang kurang sehat semasa mengandung pun dapat menjadi penyebab terjadinya ADHD pada anak. Ibu yang merokok, meminum minuman beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan akan mempengaruhi aktifitas neuron yang menghasilkan dopamin pada bayi.

Tak hanya itu, kadang kala walaupun sang ibu sudah berupaya untuk melakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur, namun ternyata tetap berpotensi memiliki anak ADHD diakibatkan kandungan pestisida yang belum tercuci dengan bersih.

Anak yang terlalu sering disalahkan atau dihukum secara berlebihan pun berpotensi memiliki perilaku ADHD. Dengan kata lain, ADHD juga dapat muncul tak hanya sejak lahir, melainkan seiring dengan perkembangan hidupnya.

Kondisi Lingkungan

Beberapa faktor lingkungan juga dapat menjadi pemicu ADHD. Misalnya seperti racun-racun yang mencemari udara sekitar, berbagai macam polusi, makanan yang mengandung banyak bahan kimia seperti pengawet dan penyedap rasa, dan sebagainya.

Mengetahui Gejala ADHD Sejak Dini

Mengetahui Gejala ADHD Sejak Dini

www.medicaldaily.com

Pada umumnya, gejala ADHD ini sudah dapat dideteksi sejak dini, tepatnya di kala anak berusia pada umur 6 hingga 12 tahun. Gejala-gejala yang ada akan semakin jelas terlihat dalam perkembangannya.

Berikut ini beberapa gejala penderita ADHD yang dapat dideteksi sejak dini :

  • Selalu menggerak-gerakan anggota tubuhnya (hiperaktif)
  • Gelisah dan tidak tenang
  • Cenderung tidak sabaran
  • Terlihat kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Tidak fokus pada satu tugas sehingga tak ada yang selesai
  • Tidak mematuhi perintah yang diberikan
  • Sulit diajak berkomunikasi karena tidak mendengarkan
  • Sering menyela pembicaraan
  • Tidak bisa mengatur sesuatu
  • Mudah lupa sehingga tidak mengetahui dimana barang miliknya
  • Melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkannya
  • Tidak peduli dengan adanya bahaya yang mengancamnya
  • Cepat bosan

Baca Juga : Inilah Pengertian dan Tingkatan-Tingkatan IQ yang Dimiliki Manusia

Percayalah, Anak ADHD Pun Bisa Sembuh

Anak ADHD Pun Bisa Sembuh

 

Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa ADHD tidak dapat disembuhkan karena ADHD bukanlah sebuah penyakit, melainkan sebuah gangguan perkembangan pada otak. Mereka berpikir bahwa obat-obatan tidak akan menyembuhkan ADHD.

Memang benar bahwa obat-obatan kimia yang diproduksi oleh dunia medis belum mampu untuk menyembuhkan ADHD. Obat-obatan kimia hanya bersifat sementara yang berfungsi untuk menenangkan dari karakternya yang hiperaktif. Belum lagi efek sampingnya yang tentu sangat mempengaruhi masa depan penderita ADHD.

Oleh karena itu Brainking Plus hadir sebagai solusi. Brainking Plus yang dikenal sebagai pionir vitamin otak ini memang mampu menangani ADHD secara keseluruhan. Brainking Plus tidak bekerja untuk memberikan efek tenang, tapi memberikan nutrisi yang baik kepada otak sehingga membantu dalam perkembangan otak.

Tak perlu khawatir tentang efek sampingnya. Brainking Plus dibuat bukan dari bahan-bahan kimia, tetapi diolah dari berbagai tanaman yang mengandung berbagai nutrisi untuk otak. Oleh karenanya, Brainking Plus tidak akan merusak masa depan penderita ADHD karena efek samping.

Brainking Plus juga sangat bermanfaat bagi penanganan Anak Berkebutuhan Khusus lainnya seperti autisme dan sebagainya. Bahkan Brainking Plus juga mampu meningkatkan kecerdasan karena karena bekerja dengan memberikan nutris ke otak dengan baik. Tentu saja hal ini menjadi nilai tambah bagi produk yang kami jual.

Leave a Reply